Logo JawaPos
Author avatar - Image
30 Maret 2026, 21.02 WIB

Identitas Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Dikabarkan Berpangkat Praka Asal Kulon Progo Jogjakarta

Praka Farizal Rhomadhon (FR), Anggota TNI yang diduga gugur di Lebanon, bersama keluarganya. (Instagram Gaza Update) - Image

Praka Farizal Rhomadhon (FR), Anggota TNI yang diduga gugur di Lebanon, bersama keluarganya. (Instagram Gaza Update)

 

JawaPos.com-Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) membenarkan seorang prajurit TNI tewas dalam serangan artileri Israel saat menjalankan misi perdamaian dunia di Lebanon Selatan. Dia tergabung dalam anggota Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S UNIFIL.

Berdasarkan informasi yang dihimpun JawaPos.com dari sejumlah sumber, seorang prajurit TNI yang gugur itu yakni Praka Farizal Rhomadhon (FR). Dia berasal dari kesatuan Yonif 113/JS Brigif 25/Suwah Dam IM.

Praka FR lahir di Kulon Progo, Jogjakarta, pada 3 Januari 1998. FR meninggalkan seorang istri dan seorang anak perempuan berusia dua tahun, yang keduanya saat ini tinggal di rumah dinas yang berlokasi di Bireun, Aceh.

Praka FR sendiri adalah prajurit pilihan, dia pernah meraih dua bintang jasa, yakni SL Dharma Nusa dan SL Kesetiaan VIII Tahun.

Praka FR gugur pada Minggu, 29 Maret 2026 sekitar pukul 20.44 waktu Lebanon, atau pukul Senin 30 Maret 2026 pukul 01.40 WIB. Dia gugur di Indobatt UNP 7-1 Desa Achid Alqusyar, Lebanon Selatan. Praka FR diduga terkena serangan artileri Israel Defence Forces (IDF).

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) membenarkan gugurnya satu prajurit TNI yang tengah menjalankan misi perdamaian di Lebanon. Kabar duka ini disampaikan di tengah meningkatnya eskalasi konflik di wilayah Timur Tengah.

Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, menyampaikan bahwa insiden tersebut terjadi saat kontingen Indonesia yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) menjalankan tugasnya di wilayah rawan konflik.

“Pemerintah Republik Indonesia menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya satu personel pemelihara perdamaian Indonesia dan tiga personel lainnya terluka saat bertugas di United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), setelah serangan artileri tidak langsung mengenai posisi kontingen Indonesia di dekat Adchit Al Qusayr," ucap Yvonne Mewengkang dalam keterangan tertulis, Senin (30/3).

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore