Logo JawaPos
Author avatar - Image
03 April 2026, 19.46 WIB

Prajurit TNI Tewas di Lebanon, Fraksi PAN DPR RI Kutuk Keras Tindakan Israel

Praka Farizal Rhomadhon menjadi salah satu dari tiga prajurit TNI yang gugur si Lebanon. (Istimewa) - Image

Praka Farizal Rhomadhon menjadi salah satu dari tiga prajurit TNI yang gugur si Lebanon. (Istimewa)

JawaPos.com - Sekretaris Fraksi PAN DPR RI, Ahmad Najib Qodratullah mengecam serangan kepada 3 prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Kontingen Garuda (Konga) TNI di misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Tewasnya beberapa prajurit TNI merupakan kehilangan besar bagi bangsa.

“Turut berduka cita atas gugurnya patriot bangsa yang bertugas sebagai pasukan perdamaian,” kata Najib kepada wartawan, Jumat (3/4).

Dia mengutuk keras serangan yang diduga dilakukan oleh militer Israel itu. Tindakan ini dianggap melanggar hukum internasional bahwa prajurit perdamaian tidak boleh jadi sasaran perang.

“Saya mengutuk keras pasukan Israel yang telah melakukan penyerangan terhadap pasukan perdamaian PBB,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, pada Senin (30/3), Mabes TNI telah merilis data-data prajurit TNI yang terdampak konflik tersebut. Yakni Praka Farizal Rhomadhon yang dinyatakan gugur serta Praka Rico Pramudia yang dilaporkan menderita luka berat. Selain itu ada Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan yang mengalami luka ringan.

”Dalam penanganan, dua orang prajurit yang mengalami luka ringan telah mendapatkan perawatan di Hospital Level I UNIFIL. Sementara itu, satu orang prajurit dengan luka berat telah dievakuasi menggunakan helikopter menuju Rumah Sakit St. George di Beirut,” kata Kapuspen TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah.

Selasa (31/3), Kementerian Pertahanan (Kemhan) sudah memastikan bahwa jumlah prajurit TNI yang meninggal dunia di tengah misi menjaga perdamaian dunia bertambah menjadi 3 orang. Selain Praka Farizal, Kapten Infanteri Zulmi dan Sertu Ikhwan juga dinyatakan gugur.

Selain itu, Kemhan mengungkapkan bahwa 2 prajurit lainnya mengalami luka berat. Para prajurit yang mengalami luka saat ini telah mendapatkan penanganan medis intensif di fasilitas kesehatan di Beirut. Dia menyatakan bahwa insiden terjadi di tengah meningkatnya intensitas pertempuran di wilayah tersebut, dan hingga saat ini penyebab pasti kejadian masih dalam proses investigasi oleh pihak UNIFIL.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore