
Kiper Persib Teja Paku Alam. (Istimewa)
JawaPos.com–Laga super league Persib Bandung kontra tuan rumah Semen Padang pada Minggu (5/4) di Stadion Haji Agus Salim akan menjadi laga spesial bagi kiper Maung Bandung Teja Paku Alam. Sebab, dia akan berlaga di tanah kelahirannya.
Meski begitu, sebagai wujud profesionalitasnya, dia tetap akan bermain ngotot untuk kemenangan Persib. Tak akan memberi ampun bagi Semen Padang meski mantan klubnya itu sedang berjuang untuk keluar dari zona degradasi.
Kemenangan bagi Persib juga akan membuat tim berstatus juara bertahan itu semakin menjauh dari para rival di bawahnya untuk mendekati gelar juara liga tiga kali beruntun super league. Teja akan mati-matian mempertahankan gawangnya dari kebobolan demi tiga poin Maung Bandung dari Semen Padang.
”Sebenarnya sama saja semua pertandingan, karena kita butuh menang. Intinya sekarang kita harus bisa meraih tiga poin dulu,” ujar Teja seperti dikutip dari laman resmi klub.
Wajar jika dia tidak akan memberi ampun bagi Semen Padang karena mereka juga akan bermain habis-habisan untuk bisa keluar dari jurang degradasi, apalagi bermain di hadapan pendukung mereka sendiri. Baginya, Tim kabau Sirah tetap berpotensi mengalahkan Persib.
”Semua tim di Super League hampir merata. Mungkin fase adaptasi mereka karena banyak (pemain) yang diganti, itu yang bikin sering inkonsisten,” tambah Teja.
Teja Paku Alam saat ini cukup konsisten menjaga gawangnya tidak kebobolan. Dia memegang rekor sebagai kiper tanpa kebobolan terbanyak di Super League musim ini, yaitu 15 clean sheet.
Namun, dia mengaku capaian tersebut adalah bonus. Baginya, permainan tim yang berbuah kemenangan bagi Persib adalah hal yang paling penting, karena gawang sebuah tim tidak akan clean sheet jika tidak ada kekompakan di dalam sebuah skuad.
Selain mencatatkan rekor clean sheet terbanyak, dia juga menjadi salah satu kiper lokal terbaik di Super League, yaitu hanya kebobolan 11 gol, dan bersih dari kartu, baik itu kartu kuning maupun merah.
