
Thom Haye akui kemenangan Persib atas Malut United dilalui dengan berat. (Dok. Persib)
JawaPos.com — Persib Bandung berada di jalur juara dan kian mantap memimpin perburuan gelar Super League 2025/2026. Dengan sembilan laga tersisa, Maung Bandung unggul empat poin dari Borneo FC Samarinda yang terus membayangi di posisi kedua.
Keunggulan tersebut menjadi modal penting, namun belum cukup untuk membuat perjalanan mereka aman sepenuhnya. Konsistensi menjadi kunci utama jika Persib Bandung ingin benar-benar mengunci gelar musim ini.
Di tengah situasi penuh tekanan itu, gelandang andalan Persib Bandung, Thom Haye, justru menunjukkan ketenangan yang mencolok. Ia menegaskan tidak ada beban berlebih yang dirasakan timnya meski berada di posisi terdepan.
“Kami menciptakan posisi yang bagus di klasemen, tapi kami semua tahu ini belum selesai. Saya tidak melihat adanya tekanan. Saya pikir semuanya datang ke klub ini untuk berjuang dan memenangkan liga,” tuturnya.
Pernyataan tersebut bukan tanpa alasan, karena Persib Bandung memang tampil stabil sepanjang musim ini. Soliditas tim di bawah arahan Bojan Hodak menjadi fondasi utama yang sulit digoyahkan lawan.
Alih-alih merasa tertekan, Thom Haye justru membalik situasi dengan menyebut pesaing mereka yang kini berada dalam tekanan.
Ia menilai tim seperti Borneo FC Samarinda dan Persija Jakarta harus bekerja ekstra keras agar tidak kehilangan peluang.
Menurutnya, posisi puncak klasemen justru memberikan keuntungan psikologis bagi Persib Bandung. Mereka hanya perlu menjaga ritme permainan tanpa harus panik menghadapi tekanan dari luar.
“Namun kondisi tersebut tak membuat dirinya tertekan, justru dua rival Persib tersebut yang tak boleh terpeleset,” menjadi gambaran jelas bagaimana mentalitas skuad Maung Bandung saat ini.
Fokus mereka tetap pada diri sendiri, bukan pada pergerakan lawan.
