Logo JawaPos
Author avatar - Image
27 Maret 2026, 20.27 WIB

Peta Baru Otomotif Dunia 2025: BYD, SAIC, dan Geely Geser Raksasa Jepang dan Amerika

Teknologi baru Flash Charging yang diklaim bisa mengisi baterai mobil BYD dalam waktu 5 menit. (Hendra Eka/JawaPos.com) - Image

Teknologi baru Flash Charging yang diklaim bisa mengisi baterai mobil BYD dalam waktu 5 menit. (Hendra Eka/JawaPos.com)

JawaPos.com - Peta kekuatan industri otomotif global tahun 2025 resmi terbentuk setelah laporan keuangan Stellantis Group dirilis pada 26 Februari. Hasilnya menunjukkan perubahan signifikan, terutama dengan semakin kuatnya dominasi produsen mobil asal Tiongkok di panggung dunia.

Empat besar produsen otomotif global masih ditempati oleh pemain lama seperti Toyota, Volkswagen, Hyundai Motor, dan General Motors.

Sementara itu, Stellantis Group mengamankan posisi kelima dengan penjualan lebih dari 5,4 juta unit, didorong pertumbuhan 11% secara tahunan pada paruh kedua 2025.

BYD Salip Tesla, Tiongkok Makin Dominan

Sorotan utama datang dari BYD yang berhasil naik ke posisi keenam dengan total penjualan mencapai 4,602 juta kendaraan. Dari angka tersebut, sebanyak 2,2567 juta unit merupakan kendaraan listrik murni (BEV), tumbuh 27,86% dibandingkan tahun sebelumnya.

Pencapaian ini membuat BYD resmi melampaui Tesla dan menjadi pemimpin global penjualan kendaraan listrik untuk pertama kalinya—sebuah tonggak penting dalam industri EV dunia.

Selain BYD, dua produsen Tiongkok lainnya yakni SAIC dan Geely Holdings juga berhasil masuk dalam 10 besar global. Bahkan, keduanya sukses melampaui Ford dan Honda dalam peringkat penjualan.

Dukungan Pemerintah Jadi Kunci

Pertumbuhan pesat industri otomotif Tiongkok tidak lepas dari dukungan kebijakan pemerintah. Mengutip laman carnewschina bahwa  Program tukar tambah kendaraan yang dijalankan sepanjang 2025 menghasilkan transaksi lebih dari 2,6 triliun yuan atau sekitar USD 380 miliar.


Program ini melibatkan sekitar 360 juta konsumen dengan total lebih dari 11,5 juta kendaraan ditukar, di mana hampir 60% di antaranya merupakan kendaraan energi baru (NEV).

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore