
Dinas Sosial (Dinsos) DKI Jakarta menyerahkan bantuan sosial (bansos) kepada korban unjuk rasa di Ibu Kota. (Istimewa)
JawaPos.com - Banyak warga yang menunggu pencairan bantuan sosial (bansos) mengaku kebingungan saat melakukan pengecekan daring, karena nama mereka tidak tercantum sebagai penerima.
Kondisi ini kerap dialami oleh sejumlah kelompok prasejahtera, para lansia, hingga warga yang sebelumnya pernah mendapatkan bantuan pemerintah.
Situasi tersebut memunculkan beragam pertanyaan di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang merasa berhak dan membutuhkan bantuan.
Tidak sedikit yang mengira terjadi kesalahan sistem atau penghapusan data tanpa pemberitahuan.
Pemerintah menegaskan bahwa seluruh proses pengecekan, pemutakhiran, dan penetapan calon penerima bansos kini terintegrasi dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Platform ini dirancang untuk menyatukan berbagai sumber data sosial ekonomi agar penyaluran bantuan lebih akurat dan terukur.
Dengan diterapkannya DTSEN, pemerintah ingin memastikan bahwa bansos benar-benar diberikan kepada warga yang memenuhi syarat berdasarkan kondisi ekonomi terkini.
Pembaruan data yang dilakukan secara berkala membuat beberapa nama mungkin belum muncul atau tengah dalam proses verifikasi.
Selain itu, faktor perbedaan data kependudukan, perubahan kondisi ekonomi keluarga, hingga data yang belum diperbarui oleh pemerintah daerah menjadi beberapa penyebab umum hilangnya nama dari daftar penerima.
Pemerintah mendorong warga untuk aktif memeriksa dan memperbarui data melalui kanal resmi agar hak mereka tidak terlewatkan.
1. Data kependudukan belum terhubung sepenuhnya dengan sistem Dukcapil
Kadang data warga belum masuk atau belum diperbarui di database kependudukan nasional, sehingga sistem DTSEN tidak dapat menampilkan informasi penerima bansos secara akurat.
2. Perubahan identitas seperti NIK, KK, atau KTP belum tercatat di sistem
Warga yang mengganti dokumen kependudukan, tetapi datanya belum masuk ke pembaruan pusat, berpotensi hilang dari daftar penerima karena sistem masih membaca data lama.
3. Perpindahan alamat domisili belum dilaporkan atau disesuaikan

Jadwal Imsakiyah Ramadhan Hari Ini, 2 Maret 2026 untuk Surabaya dan Sekitarnya
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
