Logo JawaPos
Author avatar - Image
30 Maret 2026, 17.46 WIB

Jika Orang Tua Selalu Menyuruh Anda Menghabiskan Makanan, Menurut Psikologi Anda Mungkin Kesulitan dengan 8 Batasan Ini Saat Dewasa

seseorang yang selalu disuruh menghabiskan makanan oleh orang tua. (Freepik/tirachardz) - Image

seseorang yang selalu disuruh menghabiskan makanan oleh orang tua. (Freepik/tirachardz)

JawaPos.com - Sejak kecil, banyak dari kita tumbuh dengan aturan sederhana di meja makan: “habiskan makananmu.” Bagi sebagian orang tua, ini adalah bentuk disiplin, rasa syukur, atau cara menghindari pemborosan. Namun, dari sudut pandang psikologi, kebiasaan ini bisa meninggalkan jejak yang lebih dalam dari yang kita kira.

Apa yang tampak seperti aturan kecil ternyata bisa memengaruhi bagaimana seseorang memahami kebutuhan diri, menetapkan batasan, dan merespons tekanan sosial saat dewasa. Ketika anak tidak diberi ruang untuk mendengarkan sinyal tubuhnya sendiri—seperti rasa kenyang atau tidak nyaman—ia belajar bahwa kebutuhan internalnya tidak sepenting aturan eksternal.

Akibatnya, pola ini bisa terbawa hingga dewasa dalam berbagai aspek kehidupan. Dilansir dari Expert Editor pada Minggu (29/3), terdapat delapan batasan yang mungkin menjadi sulit bagi Anda jika tumbuh dalam pola tersebut.

1. Sulit Mengenali Kebutuhan Diri Sendiri

Ketika Anda terbiasa dipaksa menghabiskan makanan meski sudah kenyang, Anda belajar mengabaikan sinyal tubuh. Dalam jangka panjang, ini bisa berkembang menjadi kesulitan mengenali apa yang sebenarnya Anda butuhkan—baik secara fisik maupun emosional.

Saat dewasa, Anda mungkin sering bertanya:

“Apakah saya benar-benar ingin ini?”
“Atau saya hanya merasa harus melakukannya?”

2. Cenderung Memaksakan Diri

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore