
Ilustrasi orang yang ngidam larut malam. (Freepik)
Ngidam di malam hari bukan sekadar soal rasa lapar, tetapi juga berkaitan dengan perubahan hormon, kebiasaan, serta kondisi emosional.
Memasuki usia di atas 50, tubuh mengalami berbagai penyesuaian yang memengaruhi pola makan dan metabolisme.
Dalam dunia Nutrisi, kondisi ini sering dikaitkan dengan perubahan ritme tubuh dan kebutuhan energi yang berbeda dibandingkan usia muda.
Keinginan makan di malam hari jika tidak dikendalikan dapat berdampak pada kualitas tidur, berat badan, hingga kesehatan secara keseluruhan.
Oleh karena itu, penting untuk memahami cara mengelolanya dengan tepat.
Dilansir dari Yourtango, inilah delapan cara efektif yang dapat membantu mengatasi ngidam larut malam.
Baca Juga:4 Zodiak yang Diprediksi Paling Beruntung Rabu, 1 April 2026: Rezeki Besar dan Peluang Tak Terduga
1. Mengatur Jadwal Makan yang Teratur
Pola makan yang tidak teratur sering menjadi penyebab utama munculnya rasa lapar di malam hari.
Tubuh yang tidak mendapatkan asupan cukup di siang hari akan “menagih” di waktu istirahat.
Mengatur jadwal makan dengan porsi yang seimbang membantu menjaga kestabilan energi.
Dengan demikian, keinginan untuk ngemil di malam hari dapat berkurang secara alami.
2. Memilih Makanan Kaya Serat dan Protein
Jenis makanan yang dikonsumsi sangat memengaruhi rasa kenyang. Makanan tinggi serat dan protein cenderung dicerna lebih lambat, sehingga membuat perut terasa kenyang lebih lama.
Sayuran, buah, kacang-kacangan, dan sumber protein seperti telur atau ikan dapat menjadi pilihan yang membantu mengurangi keinginan makan di malam hari.
