Logo JawaPos
Author avatar - Image
25 Maret 2026, 00.20 WIB

Merasa Gak Enakan, Ini 5 Alasan Seseorang Sulit Mengatakan ‘Tidak’ Menurut Psikologi

Ilustrasi orang yang mengatakan tidak. (freepik/benzoix) - Image

Ilustrasi orang yang mengatakan tidak. (freepik/benzoix)

JawaPos.com - Tak jarang ketika Anda berada dalam interaksi sering berhadapan dengan ajakan, permintaan, bahkan tugas yang tidak sesuai dengan keinginan dan prioritas Anda.

Di saat seperti inilah, kemampuan untuk mengatakan ‘tidak’ menjadi penting. Namun, bagi sebagian orang, melakukan penolakan dengan kata sederhana tersebut bisa terasa sulit.

Bahkan, untuk menolak saja menimbulkan rasa cemas dan bersalah yang mendalam. 

Mengatakan ‘tidak’ secara efektif merupakan hal yang penting untuk menjaga kesehatan mental, guna menetapkan batasan yang sehat.

Melansir dari Verywell Mind, kesulitan untuk mengatakan ‘tidak’ bukan sekadar masalah kepribadian atau kurangnya keberanian. 

Ada berbagai alasan dan penjelasan psikologis dan sosial yang saling berkaitan dan membentuk pola perilaku ini. Apa sajakah itu? Mari simak penjelasannya di bawah ini!

Orang dengan kecenderungan ingin menyenangkan orang lain sangat sensitif terhadap emosi orang lain. Mereka juga merasa bertanggung jawab atas kebahagiaan orang lain.

Perasaan bersalah atau cemas bisa muncul ketika penolakannya dianggap menyakiti atau mengecewakan orang yang meminta bantuan. Maka dari itu, mereka akan sulit mengatakan ‘tidak’ ketika diminta sesuatu. 

Beberapa orang memiliki keyakinan kuat bahwa mereka harus membantu setiap kali ada permintaan, terutama jika mereka merasa mampu melakukannya.

Mereka akan merasa bersalah atau tidak nyaman jika tidak membantu. Meskipun hal tersebut dapat memberatkan diri, mengganggu prioritas, bahkan berdampak negatif pada diri mereka.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore