
Ilustrasi orang yang sembelit (Freepik)
JawaPos.com - Merasa kembung atau frustrasi dengan kesulitan buang air besar alias BAB?
Sembelit ditandai dengan kesulitan dalam memicu gerakan usus atau mengeluarkan feses, disertai dengan gejala seperti kembung, sakit perut, gas, rasa tidak nyaman, dan mual.
Meskipun sembelit tampak seperti ketidaknyamanan kecil yang mungkin akan sembuh seiring waktu, hal itu dapat menjadi masalah jika tidak diobati.
Bahkan sembelit dapat memengaruhi tidak hanya kesehatan fisik tetapi juga kesejahteraan mental Anda. Alhasil ini dapat menyebabkan perasaan frustrasi, iritasi, kesedihan, kegelisahan, hingga depresi.
Dilansir dari English jagran, mari simak enam alasan umum mengapa Anda berjuang dengan sembelit dan susah BAB.
1. Penyakit tiroid dan diabetes
Kelenjar tiroid yang kurang aktif (hipotiroidisme) dapat mengganggu pergerakan usus dengan memperlambat metabolisme.
Hal ini dapat memengaruhi bagaimana makanan dan sisa makanan bergerak melalui sistem pencernaan sehingga menyebabkan sembelit.
Demikian pula, diabetes dapat memengaruhi pencernaan dan memicu masalah serupa.
2. Menahannya
