
Asap membubung di Abu Dhabi pada 1 Maret 2026 setelah serangan drone Iran di sekitar kota, termasuk pusat data (The Conversation)
JawaPos.com - Sebuah fasilitas gas di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, mengalami kerusakan serius akibat bombardemen, dengan satu orang tewas, menurut Kantor Media Abu Dhabi pada Jumat (3/4), dikutip dari ANTARA.
"Sebagai bagian dari tindak lanjut yang sedang berlangsung terhadap insiden yang dilaporkan sebelumnya di fasilitas gas Habshan, yang disebabkan oleh puing-puing yang berjatuhan setelah sistem pertahanan udara berhasil melakukan penangkisan, otoritas mengkonfirmasi bahwa telah terjadi dua kebakaran," kata layanan pers tersebut di paltform X.
Menurutnya, para petugas dengan cepat mengendalikan insiden tersebut.
"Akibat insiden ini, seorang warga negara Mesir secara tragis kehilangan nyawanya selama evakuasi lokasi. Selain itu, empat orang yakni dua warga negara Pakistan dan dua warga negara Mesir mengalami luka ringan. Fasilitas tersebut mengalami kerusakan signifikan dan penilaian sedang dilakukan," katanya.
Iran menyerang wilayah Israel dan target militer AS di seluruh Timur Tengah sebagai balasan atas operasi militer gabungan yang diluncurkan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari.
Hari pertama konflik telah menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan sekolah khusus perempuan di Iran selatan dibom.
