
JawaPos.com - Dokter Detektif atau Doktif termasuk orang yang paling bahagia atas penahanan seterunya, Richard Lee,oleh penyidik Polda Metro Jaya terkait laporannya atas kasus dugaan pelanggaran di bidang kesehatan dan perlindungan konsumen.
Saking senangnya Richard Lee ditahan penyidik Polda Metro Jaya, Doktif akan menggelar acara syukuran dengan menggelar acara buka puasa bersama anak-anak panti asuhan dan tunanetra dalam waktu dekat.
Selain itu, Doktif juga menyinggung buzzer yang diduga menerima bayaran dan menghantam lawan Richard Lee di media sosial. Menurut Doktif, tindakan mereka sangat tidak terpuji karena menghalalkan segala cara untuk mendapatkan keuntungan materi.
"Para buzzer tersangka DRL, kali ini Doktif mohon sadarlah kalian, sadarlah! Menjadi buzzer itu adalah rezeki yang haram ya. Buka mata dan hati kalian. Begitu banyak korban masyarakat Indonesia. Ratusan miliar yang sudah diambil. Dia wajib mempertanggung jawabkan itu," kara Doktif.
Pemilik nama asli Amira Farahnaz juga menyampaikan permohonan maaf kepada netizen dan masyarakat Indonesia apabila ada kata-kata yang keluar dari mulutnya kurang tepat. Sebab, Doktif merasa orang biasa yang terkadang bisa tergelincir lidah.
"Doktif juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia yang selalu mengawal kasus ini meskipun kadang-kadang Doktif drop, down ya. Doktif juga manusia biasa, tempatnya salah, tempatnya khilaf. Kadang-kadang Doktif juga mengucapkan kata-kata yang mungkin kasar," ujarnya.
Lebih lanjut, Doktif juga menyampaikan pesan khusus ditujukan untuk Richard Lee. Dia meminta dokter kecantikan itu menyadari kesalahannya dan kemudian memperbaiki diri.
"Tersangka DRL mungkin nggak boleh pegang handphone di dalam. Tapi mungkin nanti ada yang bilang kepada istrinya saudara DRL, tolong nasihati suami anda. Jangan lagi membuat konten-konten yang menyudutkan Doktif," katanya.
