Logo JawaPos
Author avatar - Image
01 April 2026, 21.55 WIB

Indonesia Dorong AI Human-Centered, Wamenkomdigi Nezar: Manusia Tetap Pengendali Utama

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria. (istimewa) - Image

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria. (istimewa)

JawaPos.com - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, menegaskan bahwa Indonesia mendorong model tata kelola kecerdasan buatan (AI) yang menempatkan manusia sebagai pengendali utama. Pendekatan ini dinilai sebagai solusi konkret untuk menghadapi laju perkembangan teknologi yang kerap melampaui regulasi.

Dalam forum 23rd Informal ASEM Seminar on Human Rights, Nezar memaparkan arah kebijakan Indonesia dalam merespons akselerasi AI. Ia menekankan pentingnya merancang sistem yang memastikan manusia tetap memiliki kendali penuh atas setiap keputusan yang dihasilkan teknologi.

“Fokus kita bukan pada kekhawatiran, tetapi pada desain sistem yang memastikan manusia tetap memimpin arah penggunaan AI,” ujar Nezar dalam forum tersebut di Yogyakarta, dikutip Rabu (1/4).

Indonesia mendorong penerapan pendekatan human-in-the-loop sebagai standar utama. Konsep ini menempatkan manusia sebagai pengawas aktif dalam setiap proses AI, khususnya di sektor-sektor krusial seperti layanan publik, keamanan, dan ekonomi digital.

Menurut Nezar, pendekatan tersebut memungkinkan inovasi tetap berkembang tanpa mengabaikan aspek akuntabilitas serta perlindungan hak masyarakat.

“Setiap sistem harus dirancang agar manusia bisa mengintervensi, mengoreksi, dan bertanggung jawab atas hasilnya,” jelasnya.

Sebagai langkah konkret, pemerintah tengah menyiapkan Peta Jalan AI Nasional yang akan menjadi panduan strategis pengembangan teknologi di Indonesia. Dokumen ini mencakup arah riset, pengembangan talenta digital, kolaborasi lintas sektor, serta upaya mitigasi risiko sejak tahap awal.

Selain itu, Indonesia juga telah merumuskan sepuluh prinsip utama dalam tata kelola AI. Prinsip-prinsip ini mencakup perlindungan data pribadi, transparansi sistem, hingga jaminan keadilan dan inklusivitas dalam pemanfaatan teknologi.

Nezar menegaskan bahwa pendekatan yang diambil Indonesia bersifat adaptif, sehingga mampu mengikuti perkembangan teknologi tanpa kehilangan kendali kebijakan.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore