
Suasana Car Free Day di Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berencana menambah durasi dan lokasi Car Free Day (CFD) di Kota Surabaya pada akhir pekan.
Kabar gembira ini disampaikan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. Ia menyebut penambahan lokasi CFD merupakan respons atas imbauan pemerintah pusat melalui Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri (Mendagri).
Dalam surat tersebut, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengimbau pemda untuk menambah jumlah hari, durasi waktu, dan cakupan ruas jalan dalam pelaksanaan Car Free Day.
"Kalau kita kan CFD (pelaksanaan Car Free Day) sudah pasti ya, hari Sabtu dan Minggu. Tetapi rata-rata Minggu, kalau (CFD) hari biasa (weekday) nggak mungkin," tutur Eri di Surabaya, Sabtu (4/4).
Baca Juga:5 Kuliner Soto Daging di Surabaya Ini Tak Pernah Sepi Pembeli, Harganya Murah dan Porsinya Melimpah
Menurut Eri, CFD lebih ideal dilaksanakan setiap akhir pekan. Sebab, jumlah masyarakat yang datang, bekerja, atau sekedar melintas di Kota Pahlawan pada hari-hari kerja bisa mencapai 8 juta jiwa.
"Karena hari biasa itu di Surabaya penduduknya bisa sampai 8 juta. Banyak orang yang masuk dari Sidoarjo mau ke Gresik, lewat Surabaya. Kalau CFD (pada hari biasa) semua kasihan," lanjutnya.
Pemkot Surabaya pun mengambil jalan tengah, yakni tetap menjalankan CFD pada akhir pekan, namun jumlah titik dan lama durasinya ditambah. Sehingga tidak mengganggu aktivitas ekonomi dan mobilitas warga pada hari kerja.
"Makanya kita akan jaga (mobilitas warga di Surabaya), tetapi nanti yang untuk hari Minggu (Car Free Day) akan kita perbanyak, sehingga kita akan perbanyak titiknya," ucap Wali Kota Surabaya dua periode ini.
Namun, Eri belum menyebut mana saja jalan yang akan menjadi calon lokasi CFD yang baru.
Baca Juga:Soal Rasa Gak Perlu Diragukan, Ini Resep Lontong Kikil Surabaya yang Rasanya Gurih dan Nikmat
Saat ini, titik CFD yang rutin digelar Pemkot Surabaya setiap akhir pekan, di antaranya Jalan Darmo (Taman Bungkul), Jalan Tunjungan, Jalan Jemur Andayani, Jalan Kertajaya, hingga kawasan Kota Lama Kembang Jepun.
