
Pemkot Surabaya melakukan mutasi dan rotasi 78 pejabat eselon II, III, IV di Graha Sawunggaling, Kamis (2/4). (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi merombak sejumlah pejabat eselon di lingkungan Pemkot Surabaya. Perombakan itu merupakan mutasi dan rotasi terhadap 78 pejabat eselon II, III, dan IV. Pelantikan dilakukan di Graha Sawunggaling Lantai 6 pada Kamis (2/4).
Eri Cahyadi mengatakan, kebijakan itu dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan di sejumlah Perangkat Daerah (PD) di Surabaya. Mulai dari staf ahli, kepala dinas, kepala badan, kepala bidang, camat, hingga lurah.
Dari 78 pejabat yang dimutasi dan dirotasi, tujuh di antaranya adalah pejabat eselon II atau Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) Pemkot Surabaya. Mereka mengisi jabatan kepala dinas, kepala badan, dan staf ahli.
"Kita membutuhkan percepatan-percepatan. Hari ini tidak ada matahari kembar di Surabaya, loyalitas hanya satu, bukan loyalitas kepada wali kota, tetapi loyalitas kepada masyarakat Surabaya," ucap Eri, Kamis (2/4).
Eri Cahyadi menegaskan rotasi dan mutasi dilakukan untuk memastikan kinerja-kinerja pekabat sesuai dengan kemampuan, sekaligus persiapan menuju masa persiapan pensiun (MPP).
Berikut daftar tujuh pejabat eselon II di lingkungan Pemkot Surabaya yang dimutasi dan dirotasi pada Kamis (2/4):
1. Eddy Christijanto, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, kini menjadi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.
2. Antiek Sugiharti, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, kini menjadi Kepala Dinas Sosial.
3. Nanik Sukristina, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan, kini menjadi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian.
4. dr. Billy Daniel Messakh, sebelumnya menjabat sebagai Direktur RSUD dr Soewandhi, kini menjadi Kepala Dinas Kesehatan.
