
Kapolri Listyo Sigit Prabowo saat meninjau arus mudik di Stasiun Gubeng, Surabaya pada Senin (16/3). (Mabes Polri)
JawaPos.com-PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 8 Surabaya mencatat lonjakan penumpang pada masa angkutan Lebaran 2026. Hingga Selasa (17/3), lebih dari 393 ribu tiket kereta api jarak jauh telah ludes terjual.
Sebagaimana diketahui, Hari Raya Idulfitri atau Lebaran dinanti-nanti oleh masyarakat Indonesia setiap tahunnya. Pada momen ini, mereka berbondong-bondong pulang ke kampung halaman dalam tradisi mudik.
"Penjualan tiket KA jarak jauh masa Angkutan Lebaran 2026 di wilayah Daop 8 Surabaya hingga Selasa (17/3) tercatat 393.693 tiket," ujar Mahendro Trang Bawono, Selasa (17/3).
Angka tersebut merupakan akumulasi dari keberangkatan pada periode 11 Maret 2026 (H-10) hingga 1 April 2026 (H+10), atau sekitar 70 persen dari total kapasitas tempat duduk yang tersedia sebanyak 561.528 kursi.
KAI telah menetapkan masa Angkutan Lebaran 2026 selama 22 hari, yakni pada 11 Maret hingga 1 April 2026. Tiket kereta pun sudah dapat dipesan sejak H-45 sebelum tanggal keberangkatan.
Selama periode tersebut, KAI Daop 8 Surabaya mengoperasikan 59 perjalanan KA jarak jauh per hari. Jumlah itu terdiri dari 49 KA reguler, 5 KA tambahan dari Stasiun Surabaya Gubeng, 3 KA tambahan dari Stasiun Surabaya Pasarturi, serta 2 KA tambahan dari Stasiun Malang.
Penambahan perjalanan ini dilakukan untuk mengakomodasi lonjakan mobilitas masyarakat secara optimal.
"Secara keseluruhan, KAI Daop 8 Surabaya diproyeksikan akan melayani 767.063 penumpang selama Angkutan Lebaran 2026, yang terdiri dari 393.693 penumpang berangkat dan 373.370 penumpang tiba," imbuhnya.
