Logo JawaPos
Author avatar - Image
31 Maret 2026, 00.21 WIB

Tumbangkan Coco Gauff di Miami Open 2026, Aryna Sabalenka Petenis Putri Kelima Raih Sunshine Double

Juarai Miami Open 2026, Aryna Sabalenka Petenis Putri Kelima Raih Sunshine Double. (Dok. Instagram/@arynasabalenka) - Image

Juarai Miami Open 2026, Aryna Sabalenka Petenis Putri Kelima Raih Sunshine Double. (Dok. Instagram/@arynasabalenka)

JawaPos.com - Aryna Sabalenka semakin menegaskan statusnya sebagai petenis putri terbaik dunia.  Status itu disematkan setelah dia meraih gelar juara Miami Open 2026. Petenis 27 tahun itu mengalahkan Coco Gauff 6-2, 4-6, 6-3 di final, Minggu (29/3) dini hari WIB kemarin.  

Hasil itu sekaligus menobatkannya sebagai petenis pertama yang meraih Sunshine Double (menjuarai Indian Wells dan Miami Open pada musim yang sama), sejak Iga Swiatek pada 2022. Dia pun sejajar dengan nama-nama elite seperti Steffi Graf, Kim Clijsters, Victoria Azarenka, dan Swiatek yang lebih dulu memenangi Indian Wells dan Miami dalam satu musim yang sama.

“Saya selalu ingin mencatatkan nama saya dalam sejarah, dan saya baru saja melakukannya,” kata Sabalenka dikutip dari laman resmi WTA. “Kedengarannya sangat tidak nyata. Saya tidak tahu bagaimana saya bisa mencapainya, tapi saya sangat bangga saat ini,” lanjutnya.

Konsisten Awal Musim

Sepanjang 2026, Sabalenka telah memenangi tiga dari empat turnamen yang dia ikuti. Selain Indian Wells dan Miami, dia lebih dulu merebut gelar di Brisbane International pada Januari. Satu-satunya kegagalan terjadi di Australian Open. Itu pun, dia tetap melaju hingga ke final.

Rangkaian hasil positif itu memperpanjang dominasi Sabalenka sebagai petenis nomor satu dunia selama lebih dari 75 pekan berturut-turut. Motivasi utamanya di tiap turnamen tetap sama: menghindari kekalahan. 

“Saya benci kekalahan. Saya benci perasaan ketika kalah. Saya tidak bisa tidur, saya benci diri saya sendiri atas kesalahan yang mungkin saya lakukan yang membuat saya kalah,” kata Sabalenka saat ditanya apa yang memotivasi dirinya dikutip dari Ubitennis.

Setelah Miami, baik Sabalenka dan Gauff akan bersiap menghadapi serangkaian turnamen tanah liat. Keduanya, kemungkinan akan tampil di Stuttgart Open pada pertengahan April sebelum lanjut di Madrid Open. Puncak musim tanah liat akan berlangsung di Roland Garros pada akhir Mei mendatang.

Editor: Hendra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore