Logo JawaPos
Author avatar - Image
14 Maret 2026, 00.45 WIB

Janji Bernardo Tavares Lawan Persita Tangerang! Jaga Rekor 9 Laga Persebaya Surabaya Tak Terkalahkan

Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares siap kejutkan Borneo FC di Samarinda. (Persebaya) - Image

Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares siap kejutkan Borneo FC di Samarinda. (Persebaya)

JawaPos.com–Janji dilontarkan Bernardo Tavares kepada Bonek jelang laga penting Persebaya Surabaya melawan Persita Tangerang. Pelatih asal Portugal itu memastikan Green Force akan bangkit dan tampil jauh lebih baik di Stadion Gelora Bung Tomo.

Kekalahan telak 1-5 dari Borneo FC Samarinda pekan lalu memang menyisakan luka bagi Persebaya Surabaya. Namun Bernardo Tavares tidak ingin timnya terus larut dalam kekecewaan dan langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya.

Pertandingan pekan ke-26 Super League 2025/2026 melawan Persita Tangerang pada 4 April mendatang menjadi momentum penting. Laga tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi Green Force untuk membuktikan karakter mereka di hadapan Bonek.

Bernardo Tavares menyadari para suporter tentu kecewa dengan hasil di Samarinda. Karena itu, dia memberikan janji kepada Bonek timnya akan bekerja keras memperbaiki kesalahan dan tampil lebih solid.

Menurut dia, kekalahan besar tidak boleh memecah fokus tim menjelang pertandingan berikutnya. Justru momen tersebut harus dijadikan bahan evaluasi agar Persebaya Surabaya tampil lebih kuat.

”Semua orang merasa sedih, tetapi sekarang yang bisa kami lakukan adalah menganalisis kesalahan dan mencoba memperbaikinya agar bisa tampil lebih baik di masa depan. Kami harus menjadi tim yang lebih baik saat melawan Persita,” kata Bernardo Tavares.

Pelatih berlisensi UEFA Pro itu menegaskan tim pelatih sudah mulai melakukan evaluasi menyeluruh setelah laga melawan Borneo FC Samarinda. Fokus utama perbaikan berada pada keseimbangan permainan antara lini serang dan pertahanan.

Dalam laga tersebut, Persebaya Surabaya tetap bermain menyerang meski tertinggal cukup jauh. Keputusan itu diambil karena Green Force tidak memiliki karakter untuk menyerah di tengah pertandingan.

Bernardo Tavares mengaku timnya memiliki dua pilihan ketika tertinggal dalam laga tersebut. Menyerah dan bermain aman atau tetap mencoba menyerang demi memperkecil ketertinggalan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore