
JawaPos.com - Manajemen Persebaya Surabaya memberikan waktu libur kepada para pemain selama dua minggu bertepatan dengan jeda kompetisi BRI Super League menjelang Hari Raya Idulfitri 2026.
Kebijakan ini diambil untuk memberi kesempatan kepada pemain beristirahat sekaligus merayakan Lebaran bersama keluarga.
Meski mendapat libur cukup panjang, para pemain Bajul Ijo tetap memiliki tanggung jawab menjaga kondisi fisik.
Tim pelatih telah menyiapkan program latihan mandiri yang harus dijalankan selama masa libur tersebut.
Baca Juga:Kritik Hantam Lini Belakang Persebaya Surabaya! Bernardo Tavares Minta Green Force Bangkit!
Program tersebut bertujuan agar kondisi pemain tetap terjaga ketika kembali berkumpul untuk memulai latihan bersama. Para pemain dijadwalkan kembali menjalani sesi latihan tim pada 23 Maret 2026.
Selain latihan mandiri, staf pelatih juga akan melakukan evaluasi kondisi fisik ketika pemain kembali. Tes kebugaran menjadi salah satu agenda utama untuk memastikan para pemain tetap berada dalam performa optimal setelah masa istirahat.
Jika ditemukan penurunan kondisi fisik yang signifikan, tim pelatih disebut akan memberikan konsekuensi atau sanksi tertentu.
Langkah ini dilakukan agar para pemain tetap disiplin menjalankan program latihan meski sedang tidak berada di bawah pengawasan langsung.
