
Skuad Liverpool saat di lapangan. (Dok. Liverpool FC)
JawaPos.com - Liverpool FC tengah memasuki jeda pertandingan seiring berlangsungnya agenda internasional. Namun, di balik jeda tersebut, pelatih Arne Slot justru diliputi kekhawatiran terkait kondisi fisik para pemainnya jelang fase krusial musim ini.
Liverpool baru akan kembali bertanding pada akhir pekan Paskah saat menghadapi Manchester City di perempat final Piala FA. Hanya berselang empat hari, The Reds sudah ditunggu laga besar melawan Paris Saint-Germain, yang menjadi kesempatan balas dendam setelah tersingkir di Liga Champions musim lalu oleh tim asuhan Luis Enrique.
Memasuki periode krusial, Slot menyoroti potensi kelelahan pemain akibat padatnya jadwal, terlebih dengan adanya jeda internasional. Ia berharap para pemainnya tidak dimainkan secara berlebihan oleh tim nasional masing-masing.
Baca Juga:Perbandingan Market Value Timnas Indonesia vs Saint Kitts dan Nevis, Selisihnya Tembus Rp550 Miliar!
"Pemain lebih butuh istirahat daripada pelatih, tapi sayangnya mereka harus terus bermain. Saya harap pelatih tim nasional memahami bahwa banyak pemain kami sudah bermain sangat banyak musim ini," ungkap Slot.
Ia bahkan secara spesifik berharap para pemainnya tidak dipaksa bermain penuh dalam dua laga internasional sekaligus.
"Semoga mereka tidak dimainkan 180 menit dalam dua pertandingan," tambahnya.
Namun, harapan tersebut tampaknya sulit terwujud. Gelandang Dominik Szoboszlai diperkirakan tetap akan dimainkan penuh oleh pelatih Hungaria, Marco Rossi, meski hanya menjalani laga uji coba melawan Slovenia dan Yunani.
Di sisi lain, situasi berbeda justru terjadi di kubu PSG. Klub asal Prancis itu meminta penjadwalan ulang pertandingan Ligue 1 melawan RC Lens demi fokus menghadapi Liverpool di Liga Champions.
Namun, permintaan tersebut mendapat penolakan keras dari Lens. Dalam pernyataannya, mereka menilai perubahan jadwal demi kepentingan kompetisi Eropa mencederai prinsip keadilan dalam liga domestik.
Baca Juga:Telan Empat Kekalahan Beruntun, Ini Pekerjaan Rumah Chelsea Selama Jeda Internasional Bulan Maret
Lens bahkan menegaskan bahwa perubahan jadwal akan merugikan mereka karena harus menjalani jadwal padat yang tidak sesuai dengan rencana awal musim. Mereka juga menyebut praktik semacam ini jarang terjadi di liga-liga top Eropa lainnya.
