
Pemain Chelsea Estevao. (Dok. Estevao)
JawaPos.com – Empat kekalahan beruntun bagi tim juara bertahan Liga Konferensi 2024/2025 serta Juara Piala Dunia Antarklub FIFA 2025 bukanlah cara ideal untuk memasuki jeda internasional bulan Maret ini.
Namun, Chelsea setidaknya perlu bersyukur atas jeda tersebut usai performa buruk yang membuat mereka kebobolan 12 gol dalam empat pertandingan terakhir, tersingkir dari Liga Champions, dan kehilangan posisi dalam persaingan untuk lolos ke kompetisi musim depan.
Dengan pertandingan melawan Manchester City dan Manchester United di depan mata pada April, manajer The Blues, Liam Rosenior tidak bisa membiarkan keadaan semakin memburuk. Kemampuannya sebagai pemimpin ruang ganti juga mulai dipertanyakan.
Berikut adalah empat masalah yang bisa segera diatasi Rosenior selama jeda internasional ini.
1. Pulihkan Kepercayaan Diri Robert Sanchez
Mungkin pemain yang paling dirugikan di era Rosenior adalah kiper Robert Sanchez, yang mulai menunjukkan performa bagus di bawah mantan pelatih Enzo Maresca namun melakukan serangkaian blunder sejak manajer baru datang.
Ini adalah pertanyaan yang sulit dijawab. Kiper Spanyol itu duduk di bangku cadangan saat kemenangan 4–1 atas Aston Villa dan kemudian menyaksikan penggantinya, Filip Jorgensen, mengalami penampilan buruk di leg pertama dalam kekalahan melawan Paris Saint-Germain.
Jorgensen kemudian menjalani operasi kecil. Kondisi ini mengembalikan posisi kiper kepada Sanchez yang sayangnya tampak langsung kehilangan kepercayaan diri usai diparkir Rosenior di pertandingan terbesar musim ini.
Kita pernah melihat performa seperti itu selama masa awal Robert Sanchez di Chelsea, yang tentu saja tidak seperti penampilan bintang di akhir masa kepemimpinan Maresca. Kala itu, ia sangat dipuji fans The Blues.
Sanchez jelas membutuhkan peningkatan kepercayaan diri, tetapi Rosenior mungkin juga perlu mempertimbangkan penyesuaian taktiknya. Minimal mengembalikan kekuatan sang kiper utama di bulan April nanti
