
kiper muda Bayern Munchen Leonard Prescott perlu izin khusus untuk bisa tampil dalam laga Liga Champions melawan Atalanta. (Istimewa)
JawaPos.com–Langkah tidak biasa tengah dilakukan Bayern Munchen jelang pertandingan penting di Liga Champions. Klub raksasa Jerman itu dikabarkan sedang mengurus izin khusus agar kiper muda Leonard Prescott, bisa tampil dalam laga melawan Atalanta.
Leonard Prescott yang baru berusia 16 tahun sebenarnya masuk dalam rencana skuad untuk pertandingan tersebut. Namun, ada kendala yang membuat situasinya menjadi rumit.
Aturan ketenagakerjaan di Jerman melarang anak di bawah umur untuk bekerja melewati pukul 20.00 waktu setempat. Sementara itu, pertandingan Liga Champions biasanya dimulai pada pukul 21.00.
Baca Juga:Pujian Leandro Trossard untuk Gol Spektakuler Eberechi Eze saat Arsenal Tumbangkan Bayer Leverkusen
Kondisi ini membuat Bayern harus mencari solusi agar sang pemain tetap bisa dimainkan secara legal. Klub disebut tengah mengajukan dispensasi kepada otoritas terkait agar Prescott mendapat izin khusus tampil di atas jam yang telah ditentukan dalam regulasi.
Situasi ini menjadi sorotan karena jarang terjadi dalam sepak bola profesional, terutama di level tertinggi seperti Liga Champions. Meski banyak pemain muda berbakat yang mendapat kesempatan debut di usia belia, kasus yang melibatkan regulasi jam kerja seperti ini tergolong unik.
Di sisi lain, langkah Bayern ini menunjukkan keseriusan mereka dalam memberi kesempatan kepada pemain muda.
Prescott dikenal sebagai salah satu talenta menjanjikan di akademi klub. Performanya di level junior membuatnya mulai dilirik untuk naik ke tim utama, terutama dalam situasi tertentu yang membutuhkan rotasi pemain.
Jika izin tersebut berhasil didapatkan, Prescott berpeluang mencatatkan debut yang sangat bersejarah. Bermain di Liga Champions pada usia 16 tahun tentu menjadi pencapaian besar bagi seorang pemain, apalagi di klub sebesar Bayern Munchen.
Namun, bila dispensasi tidak diberikan, Bayern harus mencari alternatif lain di posisi penjaga gawang. Hal ini bisa memengaruhi komposisi tim yang sudah direncanakan sebelumnya.
