
Bayern Munchen berpotensi bertemu Real Madrid di Liga Champions usai El Real hancurkan Manchester City. (ig @fcbayern)
JawaPos.com–Kemenangan telak Real Madrid atas Manchester City memberikan banyak pelajaran penting bagi Bayern Munchen. Tim asuhan Vincent Kompany kemungkinan besar akan menghadapi salah satu dari dua raksasa tersebut di perempat final Liga Champions bulan depan.
Pertandingan Real Madrid vs Manchester City memperlihatkan bagaimana strategi yang salah bisa menjadi bumerang, bahkan bagi pelatih sekelas Pep Guardiola. Banyak hal yang bisa dipelajari Bayern Munchen dari duel tersebut, mulai dari pendekatan taktik hingga mentalitas pertandingan di panggung Eropa.
Melansir Bavarian Football, berikut lima hal penting yang patut menjadi perhatian Bayern Munchen setelah laga Real Madrid kontra Manchester City di Liga Champions.
Baca Juga:Breaking News! Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, Gianni Infantino Jamin Komitmen Donald Trump
Pep Guardiola memilih pendekatan yang sangat agresif sejak awal pertandingan. Dia menurunkan tidak kurang dari lima pemain menyerang sekaligus. Erling Haaland, Jeremy Doku, Antoine Semenyo, Savinho, dan Bernardo Silva.
Sementara itu, Rodri menjadi satu-satunya gelandang yang mengawal lini tengah. Strategi ini sebenarnya sempat bekerja selama sekitar 15 menit pertama ketika City menekan Madrid secara intens.
Namun masalah muncul ketika tekanan tersebut mulai kehilangan momentum. Madrid dengan cepat membaca ritme permainan City dan mulai melancarkan serangan balik yang mematikan.
Pendekatan menyerang habis-habisan membuat lini belakang City terlalu terbuka. Tanpa perlindungan yang cukup di lini tengah, Madrid dengan mudah menembus tekanan dan menghukum ruang kosong yang ditinggalkan.
Real Madrid kembali membuktikan reputasi mereka di Liga Champions. Terlepas dari berbagai kondisi yang tidak ideal, tim ini selalu mampu menemukan cara untuk tampil luar biasa di kompetisi Eropa.
Xabi Alonso dipecat? Tanpa Mbappe? Tanpa Bellingham? Tertinggal di La Liga? Apakah Vinicius Jr. sedang tidak dalam performa terbaik?
