
Roy Keane kembali mengkritik Liverpool dengan menyebut mereka sebagai “juara yang buruk” setelah hasil imbang 1-1 melawan Tottenham di Anfield. (The FA)
JawaPos.com - Roy Keane kembali melontarkan kritik tajam kepada Liverpool. Usai hasil imbang 1-1 melawan Tottenham di Anfield, legenda Manchester United itu sekali lagi menyebut The Reds sebagai “juara yang buruk”.
Ini bukan pertama kalinya Keane menggunakan istilah tersebut. Ia pernah mengatakannya ketika Liverpool gagal mempertahankan gelar pada musim 2020/21, dan kembali mengulangnya setelah kekalahan mereka dari Manchester City bulan lalu.
Kini, setelah Liverpool kembali kehilangan poin penting dalam perburuan tiket Liga Champions, Keane merasa komentarnya semakin relevan.
Hasil imbang melawan Tottenham memang terasa pahit bagi tim asuhan Arne Slot. Mereka kembali menyia-nyiakan peluang untuk memanfaatkan hasil buruk rival mereka dalam persaingan papan atas.
Kritik Pedas dari Keane
Melansir Empire of the Kop, berbicara sebagai komentator televisi, Keane menilai penurunan performa Liverpool setelah menjadi juara liga terlalu drastis.
“Saya sudah mengatakannya sebelumnya dan saya sudah mengatakannya beberapa kali bahwa Liverpool adalah juara yang buruk, dan mereka adalah juara yang buruk beberapa tahun yang lalu. Sekarang mereka tertinggal 21 poin dari Arsenal, sebuah penurunan yang sangat drastis. Itu sangat buruk.”
Menurut Keane, tim juara biasanya memang bisa mengalami penurunan performa pada musim berikutnya. Namun jarak poin yang terlalu jauh dari pemuncak klasemen menurutnya menunjukkan masalah yang lebih serius.
“Ketika Anda memenangkan gelar liga, terkadang tantangannya adalah tahun berikutnya. Bisakah Anda mempertahankannya?”
