
Pelatih Liverpool Arne Slot. (Dok Liverpool FC)
JawaPos.com - Penggemar Liverpool yang paling pesimistis pun tidak akan menyangka posisi Arne Slot akan terancam serius sebelum akhir 2025, apalagi setelah melihatnya mengangkat trofi Liga Inggris pada Mei 2025. Tapi, inilah yang terjadi.
Penampilan yang mengecewakan dan hasil yang tidak dapat diterima telah menjadi hal yang diharapkan dari The Reds di musim 2025/2026, dengan enam kekalahan di liga terjadi sebelum pertengahan musim.
Slot kini menjadi salah satu pelatih yang paling mungkin dipecat di liga utama Inggris, dan calon penggantinya telah menjadi topik diskusi yang besar. Meskipun demikian, kami telah menyusun daftar 11 pelatih terbaik yang saat ini tanpa klub, yang dapat diincar The Reds.
Akan menjadi kejutan besar jika mantan pelatih Inggris ini muncul sebagai bos Liverpool berikutnya. Tetapi, tidak diragukan lagi bahwa perkembangan Three Lions di bawah kepemimpinannya telah meningkatkan persepsi terhadap Gareth Southgate secara signifikan.
Baca Juga: Prediksi Skor Manchester City vs Liverpool: Duel Sengit di Etihad, The Citizens Lebih Diunggulkan!
Setelah mencapai final Kejuaraan Eropa dua kali berturut-turut, serta semifinal Piala Dunia, Southgate ragu untuk kembali ke dunia manajemen sepak bola dan akan berada di urutan bawah jika The Reds mencari pelatih yang menganggur untuk menggantikan Slot.
Mantan bek sayap Atletico Madrid dan Chelsea, Filipe Luis, muncul di dunia manajemen dengan gemilang pada 2024 bersama klub Brasil, Flamengo. Dalam waktu kurang dari dua tahun, Luis mengangkat total tujuh trofi bersama klub tersebut sebelum ia pergi pada awal 2026.
Langkah menuju Liga Premier sangat besar dan mungkin terlalu cepat bagi pria berusia 40 tahun ini, tetapi tidak diragukan lagi bahwa ia adalah salah satu pelatih muda paling menarik di dunia sepak bola saat ini. Pekerjaan di Eropa tidak akan mengejutkan dalam beberapa bulan mendatang.
Reputasi Thomas Frank telah terpuruk secara monumental sejak ia meninggalkan Brentford untuk Tottenham Hotspur pada musim panas. Pelatih asal Denmark ini adalah salah satu pelatih yang paling dihormati dan berperingkat tinggi di Liga Premier setelah mengubah The Bees menjadi tim yang mapan di kasta tertinggi.
Namun, masa jabatan yang kurang beruntung di London utara membuat Frank dipecat saat Spurs berada di zona degradasi. Masa jabatan tersebut kemungkinan akan membuatnya tidak bisa mendapatkan pekerjaan besar yang tersedia, tetapi jelas masih ada potensi sebagai pelatih yang baik di dalam dirinya.
