
Ilustrasi penggantian kampas rem motor. (Motorcyclist)
Banyak kasus rem tiba-tiba tidak pakem atau bahkan blong saat touring terjadi bukan tanpa sebab. Umumnya, masalah ini muncul karena kebiasaan berkendara atau kurangnya perawatan.
Supaya kamu tidak mengalami hal berbahaya di tengah perjalanan, berikut 6 penyebab yang wajib kamu pahami seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia.
Baca Juga:Detik-detik Mencekam Ledakan SPBE Cimuning Bekasi: Gas Bocor Meluber ke Jalan Sebelum Meledak
1. Rem Terlalu Panas (Overheat)
Salah satu penyebab paling sering terjadi adalah panas berlebih pada sistem rem. Ini biasanya terjadi saat kamu melewati turunan panjang dan terus menekan rem tanpa jeda.
Gesekan antara kampas dan piringan cakram menghasilkan panas tinggi. Kalau dibiarkan terus-menerus, suhu bisa naik ekstrem dan membuat kemampuan rem menurun drastis. Kondisi ini dikenal sebagai brake fade, di mana rem terasa kurang pakem meskipun sudah ditekan kuat.
2. Munculnya Gelembung Udara (Vapor Lock)
Masalah ini masih berkaitan dengan overheat. Ketika suhu sistem rem terlalu tinggi, minyak rem bisa mencapai titik didihnya dan berubah menjadi uap.
Uap ini membentuk gelembung udara di dalam sistem hidrolik. Karena udara mudah dimampatkan, tekanan dari tuas rem jadi tidak maksimal tersalurkan ke kampas. Akibatnya, kamu akan merasakan tuas rem seperti kosong atau harus ditarik sangat dalam baru terasa efeknya, bahkan bisa berujung rem blong.
3. Kampas Rem Sudah Tipis
Kampas rem memang komponen yang akan habis seiring pemakaian. Tapi kalau kamu membiarkannya terlalu tipis, daya cengkeram ke piringan jadi berkurang.
