Logo JawaPos
Author avatar - Image
05 April 2026, 06.17 WIB

Menlu Sugiono Akui Insiden Terbaru di Lebanon, 3 Prajurit TNI Luka-Luka Sudah Dievakuasi

Menteri Luar Negeri Sugiono menjemput WNI yang tiba di bandara Soekarno Hatta, Tangerang , Banten, Selasa (10/3/2026). Sebanyak 22 WNI dari Iran tiba di Indonesia dalam gelombang pertama di tengah meningkatnya situasi keamanan di kawasan Timur Tengah. (Hanung Hambara/Jawa Pos) - Image

Menteri Luar Negeri Sugiono menjemput WNI yang tiba di bandara Soekarno Hatta, Tangerang , Banten, Selasa (10/3/2026). Sebanyak 22 WNI dari Iran tiba di Indonesia dalam gelombang pertama di tengah meningkatnya situasi keamanan di kawasan Timur Tengah. (Hanung Hambara/Jawa Pos)

JawaPos.com - Insiden terbaru di Lebanon yang menyasar pasukan UNIFIL pada Jumat (3/4) mengakibatkan 3 prajurit TNI luka-luka.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengonfirmasi bahwa ketiga prajurit yang menjadi korban dalam insiden tersebut sudah dievakuasi.

Menurut Sugiono, saat ini UNIFIL tengah melakukan investigasi atas insiden tersebut.

Langkah investigasi dilakukan setelah insiden pada 29 dan 30 Maret lalu menyebabkan 3 prajurit TNI gugur dalam tugas menjaga perdamaian dunia.

”Tadi malam (kemarin) juga saya menerima laporan bahwa ada 3 prajurit TNI yang terluka, yang juga penyebabnya seperti halnya dari 2 insiden yang sebelumnya terjadi, itu masih diinvestigasi oleh UNIFIL,” kata Sugiono kepada awak media di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Sabtu (4/4).

Sugiono memastikan bahwa pemerintah tidak tinggal diam. Sejak insiden pertama, pemerintah melalui perwakilan tetap di New York, Amerika Serikat (AS), sudah mendesak Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) untuk menggelar rapat darurat.

”Intinya, pertama kita mengutuk keras serangan yang dilakukan terhadap penjaga perdamaian dan hal ini UNIFIL. Kemudian kita juga menuntut supaya dilakukan investigasi menyeluruh, karena ini adalah misi penjaga perdamaian,” ucap dia.

Tidak hanya Sugiono, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak juga mengakui bahwa insiden di Lebanon kemarin menyebabkan 3 korban luka-luka dari TNI.

Meski demikian, dia tidak merinci data-data terkait dengan insiden tersebut.

”Kami juga mendengar ada berita yang memang, kami sendiri masih belum terlalu pasti untuk menerima kondisi terakhirnya. Ada yang kondisi masuk rumah sakit, ada berapa orang, dari Angkatan Darat ada 2 orang. Memang kami, belum dapat informasinya secara detail,” kata dia.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore