
Gempa Sulut. (Istimewa)
JawaPos.com - Aktivitas gempa masih terus terjadi di wilayah Maluku Utara setelah gempa utama bermagnitudo 7,6 mengguncang perairan sekitar Pulau Batang Dua, Ternate, pada Kamis (2/4).
Seperti dilansir dari Manado Post (Jawa Pos Group) berdasarkan informasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa susulan pertama terjadi pada pukul 10.17.50 WIB dengan kekuatan magnitudo 5,6.
Titik gempa berada pada koordinat 1,32 Lintang Utara dan 126,47 Bujur Timur, sekitar 114 kilometer barat laut Jailolo, dengan kedalaman 18 kilometer.
Selang enam menit kemudian, gempa susulan kedua kembali terjadi pada pukul 10.23.51 WIB dengan magnitudo 5,8.
Gempa ini berpusat di koordinat 1,25 Lintang Utara dan 126,58 Bujur Timur, sekitar 100 kilometer barat laut Jailolo, dengan kedalaman lebih dangkal, yakni 10 kilometer.
Pelaksana Tugas Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, menjelaskan bahwa rangkaian gempa tersebut merupakan bagian dari aktivitas seismik lanjutan pascagempa utama bermagnitudo 7,6 yang sebelumnya sempat memicu peringatan tsunami di sejumlah wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara.
Sejauh ini, belum terdapat laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan. BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan, mengutamakan keselamatan, serta terus mengikuti informasi dari pihak berwenang.
