Logo JawaPos
Author avatar - Image
30 Maret 2026, 19.34 WIB

Arus Balik Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk Memuncak, Motor Mendominasi Tujuan ke Bali

Pemudik sepeda motor antre masuk kapal di Dermaga Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur. Minggu (29/3/2026). (ANTARA/Novi Husdinariyanto) - Image

Pemudik sepeda motor antre masuk kapal di Dermaga Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur. Minggu (29/3/2026). (ANTARA/Novi Husdinariyanto)

JawaPos.com - Arus balik Lebaran 2026 di lintasan Pelabuhan Ketapang–Gilimanuk mencapai titik tertinggi pada akhir pekan hingga Minggu (29/3).

Lonjakan pergerakan sebenarnya sudah mulai terlihat sejak Jumat (27/3), ditandai dengan padatnya kendaraan dan penumpang yang memasuki Bali.

Namun, jika dibandingkan dengan arus keluar Bali saat mudik sebelumnya, jumlah pemudik yang kembali ke Bali hingga saat ini masih sekitar setengah dari total yang berangkat.

Data produksi PT ASDP Indonesia Ferry menunjukkan bahwa puncak arus balik terjadi pada Sabtu (28/3), dengan total 15.096 kendaraan yang masuk ke Bali dalam sehari.

Jumlah tersebut didominasi sepeda motor sebanyak 9.266 unit, diikuti mobil pribadi 5.469 unit, truk 6.700 unit, serta bus 343 unit.

Sementara itu, total penumpang, baik pejalan kaki maupun di dalam kendaraan, mencapai 53.679 orang.

Secara kumulatif, sejak H+1 hingga H+6, jumlah kendaraan yang telah menyeberang ke Bali tercatat sebanyak 84.692 unit.

Angka ini menunjukkan masih ada sekitar 71.809 kendaraan atau sekitar 46 persen pemudik yang belum kembali, jika dibandingkan dengan total arus mudik (H-10 hingga H-1) yang mencapai 155.781 unit.

Manajer Usaha PT ASDP Indonesia Ferry Pelabuhan Gilimanuk, Didi Juliansyah, menyebutkan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah antisipasi untuk mengatasi lonjakan tersebut.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah menyediakan kapal khusus untuk sepeda motor guna mengurai kepadatan.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore