
Ilustrasi Jalan Tol Solo - Jogjakarta - YIA Kulonprogo. (Istimewa)
JawaPos.com - Arus balik Lebaran 2026 menunjukkan angka yang fantastis. Hingga H+7 Idulfitri 1447 H, tercatat lebih dari 3,5 juta kendaraan telah memadati berbagai ruas jalan tol di bawah naungan Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT).
Peningkatan volume lalu lintas ini mencapai 6,51% dibandingkan kondisi normal. Mobilitas masyarakat di berbagai wilayah mulai dari Sumatera, Kalimantan, hingga Jawa terpantau melonjak signifikan selama periode mudik dan balik tahun ini.
Salah satu titik paling padat adalah Ruas Tol Solo–Yogyakarta NYIA Kulon Progo segmen Kartasura–Prambanan. Ruas ini mencatatkan kenaikan trafik yang luar biasa, yakni sebesar 92,32% dari volume normal.
Tercatat sebanyak 470.581 kendaraan melintas di jalur ini. Khusus di Gerbang Tol (GT) Prambanan, ada 243.531 kendaraan yang menuju arah Yogyakarta, sementara 130.026 kendaraan tercatat meninggalkan Kota Gudeg tersebut.
Pantauan Trafik di Sumatera dan Kalimantan
Kenaikan volume kendaraan juga terjadi di luar Pulau Jawa. Di Sumatera Utara, Ruas Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi mencatat 342.406 kendaraan, naik 25,56%. Akses menuju Bandara Internasional Kualanamu menjadi salah satu titik tersibuk dengan kenaikan di atas 22%.
Sementara itu, di Kalimantan Timur, Ruas Tol Balikpapan–Samarinda mengalami lonjakan hingga 50,66% dengan total 284.716 kendaraan. Di Sulawesi Utara, Ruas Tol Manado–Bitung juga stabil meningkat 4,32% dengan total 124.694 kendaraan.
Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono mengimbau pengguna jalan untuk selalu waspada dan tidak memaksakan diri saat berkendara. Pentingnya keselamatan berkendara, khususnya bagi pengguna jalan yang menempuh perjalanan jarak jauh agar tidak memaksakan diri dalam kondisi lelah.
"Pengguna jalan dapat beristirahat dengan memanfaatkan rest area yang tersedia ataupun rest area alternatif di luar jalan tol. Pengguna jalan juga diimbau untuk menyimpan nomor darurat yang berguna apabila mengalami kendala di perjalanan, salah satunya yaitu Call Center 133 Jasa Marga," ujarnya, Minggu (29/3).
Jasa Marga meminta masyarakat untuk tetap memantau kondisi kendaraan dan kecukupan saldo uang elektronik (e-toll). Pastikan kondisi fisik prima sebelum melakukan perjalanan jauh.
