
Salah satu Gerbang Tol di Tol Trans Jawa. (Istimewa)
JawaPos.com-Perjalanan mudik dari Jakarta menuju Surabaya melalui jalur Tol Trans Jawa selalu mengalami lonjakan kendaraan saat mendekati puncak arus mudik Lebaran. Kepadatan biasanya terjadi di beberapa titik seperti Tol Jakarta–Cikampek, Tol Cipali, hingga jalur menuju Semarang.
Untuk menghindari kemacetan panjang, pemudik dapat mempertimbangkan beberapa rute alternatif yang tetap terhubung dengan jaringan Tol Trans Jawa. Dengan memilih jalur yang tepat, perjalanan dari Jakarta menuju Surabaya bisa menjadi lebih efisien.
Berikut lima rute alternatif Tol Trans Jawa yang bisa dipilih saat mudik dari Jakarta ke Surabaya.
1. Tol Jakarta–Cikampek II Selatan – Tol Cipularang – Tol Cisumdawu
Jika Tol Jakarta–Cikampek mengalami kepadatan, pemudik dapat mengambil jalur Tol Jakarta–Cikampek II Selatan. Dari jalur ini, perjalanan dapat dilanjutkan menuju Tol Cipularang hingga Bandung, lalu masuk ke Tol Cileunyi–Sumedang–Dawuan (Cisumdawu).
Dari Tol Cisumdawu, kendaraan dapat terhubung langsung ke Tol Cikopo–Palimanan (Cipali) dan kembali ke jalur utama Trans Jawa menuju Semarang hingga Surabaya.
2. Keluar Tol Cipali di Kanci – Jalur Pantura – Masuk Tol Brebes Timur
Rute alternatif lainnya adalah keluar dari Tol Cipali melalui Gerbang Tol Kanci. Pemudik kemudian bisa melanjutkan perjalanan melalui jalur Pantura menuju Brebes atau Tegal.
Setelah melewati area padat, kendaraan dapat kembali masuk tol melalui Gerbang Tol Brebes Timur untuk melanjutkan perjalanan ke arah Semarang dan Surabaya.
3. Tol Pejagan–Pemalang – Jalur Arteri Tegal
Bagi pemudik yang ingin menghindari kepadatan di sekitar Brebes, alternatif lain adalah keluar di Gerbang Tol Pejagan. Dari sana perjalanan bisa dilanjutkan melalui jalur arteri menuju Tegal atau Pemalang.
Setelah melewati titik padat, pemudik dapat kembali masuk ke Tol Pemalang–Batang untuk melanjutkan perjalanan ke Semarang.
4. Tol Semarang–Solo – Jalur Arteri Salatiga
Jika kepadatan terjadi di ruas Tol Semarang–Solo, pemudik dapat keluar melalui Gerbang Tol Bawen atau Salatiga. Dari sana perjalanan dapat dilanjutkan melalui jalur arteri menuju Solo.
Setelah kondisi lalu lintas lebih lancar, pemudik bisa kembali masuk ke tol untuk melanjutkan perjalanan ke arah Ngawi dan Surabaya.
