Logo JawaPos
Author avatar - Image
30 Maret 2026, 05.06 WIB

Update Arus Balik Lebaran 2026: Jalan Layang MBZ Mulai Melandai, Puluhan Ribu Pemudik Kembali ke Jakarta

Ilustrasi Lalu lintas di jalan layang MBZ. (Istimewa) - Image

Ilustrasi Lalu lintas di jalan layang MBZ. (Istimewa)

JawaPos.com - Arus balik Lebaran 2026 mulai memasuki babak akhir. Volume kendaraan di Jalan Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ) terpantau mulai melandai pada H+7 Idulfitri, Sabtu (28/3).

Pada waktu tersebut, tercatat ada kenaikan signifikan jika dibandingkan dengan hari-hari biasa. PT Jasamarga Jalan layang Cikampek (PT JJC) melaporkan bahwa pergerakan kendaraan ke arah ibu kota masih cukup tinggi. Tercatat sebanyak 35.120 kendaraan melintasi Jalan Layang MBZ menuju Jakarta.

Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 29,30% dibandingkan lalu lintas normal yang biasanya hanya mencapai 27.161 kendaraan.

"H+7 Lebaran 2026, Arus Balik di Jalan Layang MBZ Mulai Menurun, Namun Pergerakan Menuju Jakarta Masih Meningkat 29,30%," ungkap Desti Anggraeni, GM Operasi dan Pemeliharaan PT Jasamarga Jalan layang Cikampek dalam keterangan resminya.

Arus Keluar Jakarta Justru Merosot Tajam
Berbanding terbalik dengan arah Jakarta, jumlah kendaraan yang meninggalkan ibu kota justru merosot drastis. Fenomena ini menandakan bahwa periode mudik benar-benar telah usai.

Data mencatat hanya ada 20.036 kendaraan yang keluar Jakarta, alias turun 33,76% dari volume normal sebesar 30.247 kendaraan. Meski tetap ada pergerakan, situasinya kini jauh lebih lengang dibandingkan pekan lalu.

Kondisi Lalin Terpantau Lancar
Walaupun angka kenaikan menuju Jakarta masih di atas 20 persen, secara umum situasi di atas aspal Jalan Layang MBZ masih terkendali. Petugas operasional tetap siaga di lapangan untuk memastikan tidak ada penumpukan yang berarti.

Pihak pengelola juga menekankan pentingnya kewaspadaan ekstra, terutama terkait faktor cuaca yang tidak menentu.

PT JJC terus mengimbau pengguna jalan yang melintas di Ruas Jalan Layang MBZ untuk selalu mengutamakan keselamatan.

"Pengguna jalan diharapkan memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima, menjaga kecukupan daya listrik dan bahan bakar minyak (BBM), serta mengantisipasi potensi perubahan cuaca, khususnya hujan yang dapat memengaruhi jarak pandang dan kondisi permukaan jalan," tambah Desti.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore