Logo JawaPos
Author avatar - Image
14 Januari 2026, 03.06 WIB

Viral Disabilitas Netra Jatuh ke Selokan di Bulungan, Pramono Anung Tegur Direksi Transjakarta!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota Jakarta, Rabu (31/12/2025). (ANTARA/Lia Wanadriani Santosa) - Image

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota Jakarta, Rabu (31/12/2025). (ANTARA/Lia Wanadriani Santosa)

JawaPos.com - Sebuah insiden memilukan menimpa seorang perempuan penyandang disabilitas netra di kawasan Bulungan, Jakarta Selatan. Ia terperosok ke dalam selokan berlumpur sesaat setelah turun dari layanan Transjakarta.

Kejadian ini pun mendadak viral di media sosial dan memicu gelombang kritik pedas dari warganet. Insiden ini menjadi sorotan tajam karena diduga terjadi akibat kelalaian petugas dalam memberikan pendampingan fisik.

Alih-alih mengantar hingga titik aman, petugas dikabarkan hanya memberikan arahan verbal yang berujung celaka bagi korban.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tidak tinggal diam. Ia menyatakan keprihatinan mendalam dan menegaskan bahwa standar pelayanan bagi warga rentan tidak boleh ditawar-tawar. Pramono pun berjanji akan menegur jajaran manajemen PT Transportasi Jakarta.

"Yang seperti ini tidak boleh terulang kembali. Saya akan memberikan teguran kepada jajaran direksi dan juga manajemen Transjakarta," ujar Pramono di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (13/1).

Pramono mengingatkan bahwa visi Jakarta sebagai kota global harus dibarengi dengan fasilitas dan pelayanan yang inklusif. Ia juga secara terbuka menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang mencederai kepercayaan publik tersebut.

"Karena saya sudah berulang kali menyampaikan bahwa hal yang berkaitan dengan disabilitas, Jakarta harus lebih ramah. Dan secara khusus untuk ini saya minta maaf," katanya.

Transjakarta Janji Evaluasi Total SOP

Di sisi lain, pihak manajemen Transjakarta melalui Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Hubungan Masyarakat, Tjahyadi DPM, menyatakan penyesalan mendalam. Ia mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menghubungi korban untuk memberikan dukungan lebih lanjut.

"Kami menyesalkan kejadian tersebut dan telah berkomunikasi dengan pelanggan. Transjakarta siap memberikan perhatian serta pendampingan kepada pelanggan yang bersangkutan," ungkap Tjahyadi.

Ia menambahkan bahwa saat ini sedang dilakukan investigasi internal untuk membenahi prosedur di lapangan. "Saat ini kami melakukan evaluasi internal dan memperkuat kembali standar pelayanan (SOP) agar kejadian serupa tidak terulang," lanjutnya.

Kronologi Kejadian: Instruksi "Lurus Saja" yang Berbahaya

Berdasarkan kesaksian yang diunggah akun Instagram @wahidgo90, korban awalnya menggunakan layanan Transjakarta Care dan turun di dekat Halte Kejaksaan Agung. Meski sudah meminta bantuan untuk dipandu, korban diduga hanya diberikan instruksi jalan secara lisan.

"Selamat siang, mohon maaf kakak, saudara-saudara ini ada tuna netra turun dari Transcare tadi nggak dianter sama petugasnya. Padahal kata beliau, ini beliau sudah minta tolong dianterin sampai pintunya tapi dari petugasnya bilangnya, mohon maaf katanya tinggal lurus ngikutin aja," tulis pemilik akun tersebut menceritakan kondisi korban setelah terjatuh ke selokan.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore