Logo JawaPos
Author avatar - Image
03 April 2026, 05.02 WIB

Negara-Negara Teluk Kaji Wacana Bangun Pipa Energi untuk Hindari Selat Hormuz, Tapi Terkendala Biasa Besar

Ilustrasi Selat Hormuz. (Freepik) - Image

Ilustrasi Selat Hormuz. (Freepik)

JawaPos.com-Negara-negara Teluk kembali mempertimbangkan proyek pipa untuk menghindari Selat Hormuz, menyusul meningkatnya kekhawatiran atas ketergantungan pada jalur energi tersebut, Financial Times melaporkan pada Kamis (1/4).

Hal itu mencerminkan adanya kekhawatiran bahwa gangguan di selat tersebut bisa mengancam ekspor minyak dan gas dari Teluk sehingga pejabat dan pelaku industri meninjau kembali opsi yang sebelumnya dianggap terlalu mahal atau sulit.

Krisis saat ini menegaskan nilai strategis pipa Timur-Barat Arab Saudi, jalur sepanjang 1.200 kilometer yang mengangkut minyak ke pelabuhan Yanbu di Laut Merah.

Seorang eksekutif energi Teluk menyebut pipa itu sebagai langkah "jenius" jika dilihat ke belakang.

CEO Saudi Aramco Amin Nasser menyebut jalur itu sebagai "rute utama yang saat ini kami manfaatkan," sambil mempertimbangkan ekspansi kapasitas dan pengembangan terminal di Laut Merah.

Laporan tersebut menyebutkan opsi jangka panjang dapat mencakup koridor perdagangan dari India hingga Eropa melalui Teluk.

Sejumlah eksekutif juga menilai jalur pipa menuju Mediterania pada akhirnya akan dibangun.

"Orang-orang perlu mengendalikan nasib mereka sendiri, bersama teman-teman mereka," kata CEO NewMed Energy Yossi Abu. 

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore