Logo JawaPos
Author avatar - Image
15 Maret 2026, 15.37 WIB

TNI dijadwalkan Masuk ke Gaza Palestina Mulai 1 Mei 2026, Latihan Dulu di Yordania

Ilustrasi pasukan perdamaian Indonesia. Prajurit TNI siap bergabung dengan ISF di Gaza Palestina. (Antara) - Image

Ilustrasi pasukan perdamaian Indonesia. Prajurit TNI siap bergabung dengan ISF di Gaza Palestina. (Antara)

JawaPos.com – Personel TNI yang akan bergabung dalam pasukan internasional untuk Jalur Gaza, dilaporkan bakal memulai tugasnya di Gaza, Palestina pada Mei 2026 mendatang.

Masuknya TNI ke Gaza itu bagian dari rencana pemulihan gaza yang dirancang oleh Board of Peace pimpinan Amerika Serikat.

Menurut laporan media publik Israel KAN, Sabtu, sebagaimana dilansir dari Antara, 5.000 personel pasukan stabilisasi internasional (ISF) asal Indonesia serta puluhan lainnya dari Kazakhstan, Maroko, Albania dan Kosovo akan beroperasi di Gaza mulai 1 Mei 2026.

Pasukan tersebut terlebih dahulu masuk ke sejumlah titik di Palestina di wilayah Rafah, Gaza selatan, yang dibangun ulang dengan dukungan Uni Emirat Arab (UEA), sebelum disebar ke wilayah lain di Gaza.

Delegasi militer dari peserta pasukan internasional tersebut diperkirakan akan tiba di Israel dalam dua pekan ini untuk melaksanakan pemantauan di wilayah Gaza menjelang penerjunan pasukan.

Para personel kemudian akan disebar di wilayah Gaza hingga di dekat "garis kuning".

Itu adalah perbatasan sementara di Gaza yang menandai batas keberadaan pasukan Israel berdasarkan kesepakatan gencatan senjata, yang memisahkan wilayah yang masih diduduki Israel dengan area yang dapat ditinggali warga Palestina di Gaza.

Laporan KAN juga menyebut bahwa ratusan personel tersebut akan terlebih dahulu diberangkatkan ke Yordania April mendatang dalam rangka pelatihan, sebelum diterjunkan ke Gaza sebagai bagian dari pasukan internasional.

Sebelumnya, Pada 9 Februari lalu KAN menyampaikan dimulainya persiapan kedatangan ribuan personel Indonesia, yang akan menjadi bagian pasukan stabilisasi internasional.

Pada 16 Januari lalu, Gedung Putih mengumumkan bahwa struktur pemerintahan transisional di Gaza akan mencakup Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP), dewan eksekutif Gaza, Komite Nasional Administrasi Gaza (NCGA), dan pasukan stabilisasi internasional.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore