
Visualisasi Jalan Salib di Gereja Katolik Paroki Robertus Bellarminus, Cililitan, Jakarta Timur, Jumat (3/4/2026). (ANTARA/Siti Nurhaliza)
JawaPos.com - Tradisi visualisasi Jalan Salib kembali digelar pada Momen Jumat agung untuk memaknai pengorbanan dan kasih yang diajarkan Yesus Kristus.
Salah satunya digelar oleh Jemaat Gereja Katolik Paroki Robertus Bellarminus, Cililitan, Jakarta Timur, hari ini, Jumat (3/4).
"Pesan spiritualnya sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Adanya makna pengorbanan di setiap hidup dan juga kasih yang diberikan," kata salah satu jemaat, Neri Iman, 58, sebagaimana dilansir dari Antara.
Menurut Neri, melalui visualisasi Jalan Salib, seluruh jemaat diajak untuk mengambil hikmah dari setiap adegan yang ditampilkan.
"Pesan spiritualnya, bahwa orang terbaik adalah orang yang mau mengorbankan nyawanya demi orang lain," tutur Neri.
Dia pun mengaku senang dengan adanya Visualisasi Jalan Salib yang melibatkan umat dan Orang Muda Katolik (OMK), dalam perayaan Paskah di Gereja Katolik Paroki Robertus Bellarminus, Cililitan.
Tradisi tahunan itu menjadi sarana refleksi iman yang terus dikemas secara berbeda setiap tahunnya.
Visualisasi Jalan Salib merupakan agenda rutin yang selalu dinantikan karena menghadirkan pendekatan yang beragam dalam setiap pelaksanaannya.
Neri menilai perbedaan tema maupun pengambilan dari bacaan Kitab Suci membuat jemaat mampu melihat kisah pengorbanan Yesus Kristus dari sudut pandang yang lebih luas.
Baca Juga:3 Perbedaan Tri Hari Suci: Makna Kamis Putih, Jumat Agung, dan Sabtu Suci yang Perlu Dipahami Umat
"Setiap tahun ada, dan setiap tahun berbeda-beda. Ada yang difokuskan pada tema tertentu, maupun dari bacaan yang berbeda," ujar Neri.
