Logo JawaPos
Author avatar - Image
31 Maret 2026, 23.01 WIB

Mengenal Santo Thomas Aquino (1224-1274): Hanya Ingin Hidup Mengabdi kepada Dunia Pendidikan Katolik

Sepotong dari lukisan Apotheosis of St. Thomas Aquinas (1631) oleh Zurbaran Francisco (Catholic.org) - Image

Sepotong dari lukisan Apotheosis of St. Thomas Aquinas (1631) oleh Zurbaran Francisco (Catholic.org)

JawaPos.com - Gereja Katolik mengakui banyak sekali orang suci yang memiliki peran besar dalam sejarahnya. Orang-orang suci ini bisa mendapatkan gelar santo atau santa pula. 

Tokoh-tokoh ini berjasa besar terhadap gereja sehingga mereka dikenang dalam sejarah gereja. Mereka juga kemudian diangkat menjadi pelindung dalam hal-hal yang dimana mereka berperan. 

Karena itu, para umat Gereja Katolik berdoa untuk mereka agar mendapatkan perlindungan atau bantuan dari mereka. Salah satunya adalah Santo Thomas Aquino (1224/25-1274), pelindung para pelajar. 

Kehidupan Awal

Dilansir dari Ensiklopedia Britannica, Thomas berasal dari keluarga pemilik tanah feodal sederhana di perbatasan yang selalu diperebutkan oleh kaisar dan paus. 

Ayahnya berasal dari Lombardia, dan ibunya berasal dari keturunan Normandia. Keluarga besar Thomas ini terkenal karena pengabdian mereka kepada Kaisar Frederick II selama perselisihan sipil di Italia selatan antara paus dan kaisar.

Thomas dikirim ke Biara Benediktus di Monte Cassino, dekat rumahnya, sebagai oblat (calon biarawan) ketika ia masih sangat muda. Orang tuanya ingin ia menjadi kepala biara yang dapat membantu mereka nantinya.

Pada tahun 1239, setelah sembilan tahun tinggal di biara, Thomas dipaksa pulang ke rumah keluarganya karena sang kaisar percaya bahwa para biarawan terlalu patuh kepada paus. Setelah itu Thomas disekolahkan di Universitas Napoli, sekolah yang didirikan oleh kaisar, dimana ia belajar sains dan filsafat yang baru saja diterjemahkan dari bahasa Yunani dan Arab. 

Murid Terbaik 

Dilansir dari New Advent, Thomas menjadi murid dari Pietro Martini dan Petrus Hibernus. Namun, kepintaran Thomas dapat dengan mudah melampaui Martini, dan kemudian ia diserahkan kepada Petrus dari Irlandia, dimana ia belajar logika dan ilmu pengetahuan alam. 

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore