Logo JawaPos
Author avatar - Image
19 Maret 2026, 19.08 WIB

Dibuka Lebih Awal, Pelabuhan Ketapang–Gilimanuk Siap Diserbu Pemudik Usai Hari Raya Nyepi 2026

Ilustrasi kendaraan keluar dari kapal di pelabuhan Ketapang Banyuwangi usai Berlayar dari Pelabuhan Gilimanuk Jembrana. (Istimewa) - Image

Ilustrasi kendaraan keluar dari kapal di pelabuhan Ketapang Banyuwangi usai Berlayar dari Pelabuhan Gilimanuk Jembrana. (Istimewa)

JawaPos.com - Arus mudik Lebaran 2026 diperkirakan kembali memuncak usai perayaan Nyepi. Pembukaan kembali jalur penyeberangan di Pelabuhan Ketapang dan Pelabuhan Gilimanuk pada Jumat (20/3) diprediksi langsung diserbu pemudik yang sudah menunggu berhari-hari.

Situasi ini bukan hal baru, tetapi selalu menghadirkan ketegangan tersendiri bagi para pelintas Bali–Jawa. Antrean panjang, kendaraan mengular, hingga waktu tunggu berjam-jam menjadi bayangan yang ingin dihindari semua pihak.

Mengantisipasi lonjakan tersebut, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bersama KSOP Tanjungwangi menerapkan strategi berbeda. Kendaraan diizinkan masuk ke area pelabuhan lebih awal sebelum jam operasional resmi dibuka.

Langkah ini menjadi solusi taktis untuk meredam penumpukan yang kerap terjadi saat pelabuhan mulai beroperasi. Dengan sistem ini, kendaraan tidak lagi menunggu dalam kondisi stagnan di luar area pelabuhan.

Pelaksana Harian Kepala KSOP Tanjungwangi, Nanang Afandi, menegaskan kebijakan ini sudah dipertimbangkan matang.

“Penumpang dan kendaraan akan mulai dinaikkan ke kapal dua hingga tiga jam sebelum pelabuhan dibuka. Jadi saat jam operasional dimulai, kapal bisa langsung berangkat,” ujarnya.

Skema ini membuat ritme penyeberangan menjadi lebih dinamis sejak awal pembukaan. Kapal tidak lagi menunggu muatan penuh setelah jam operasional dimulai, melainkan sudah siap bergerak sejak menit pertama.

Dampaknya diharapkan signifikan terhadap waktu tunggu penumpang. Antrean panjang yang biasanya mengular hingga keluar kawasan pelabuhan bisa ditekan sejak dini.

Penutupan pelabuhan dalam rangka Nyepi sendiri dilakukan secara bertahap di kedua sisi penyeberangan. Sisi Ketapang ditutup sejak Rabu (18/3/2026) pukul 17.00 WIB, sementara Gilimanuk mulai Kamis (19/3.2026) pukul 05.00 WITA.

Kedua pelabuhan akan kembali dibuka serentak pada Jumat (20/3/2026) pagi. Momen ini menjadi titik krusial karena ribuan kendaraan dipastikan sudah menunggu giliran menyeberang.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore