
Para pemudik berswafoto di atas KMP Adinda Windu Karsa penyebrangan Merak-Bakauheni, Rabu (18/3)./(Dimas Choirul/Jawapos.com).
JawaPos.com - Perjalanan mudik tak melulu soal lelah dan waktu tempuh yang panjang. Di tengah hamparan laut biru, sebagian pemudik justru menemukan cara lain untuk menikmati perjalanan. Ya, mengabadikan momen dengan latar pemandangan yang jarang ditemui sehari-hari.
Pantauan reporter Jawapos.com, di atas kapal penyeberangan Merak-Bakauheni, Rabu (18/3) siang, suasana dek KMP Adinda Windu Karsa, terlihat cukup lengang di beberapa titik. Langit cerah berpadu dengan garis cakrawala menghadirkan panorama laut yang memikat.
Sejumlah penumpang tampak memanfaatkan area terbuka untuk berfoto, baik sendiri maupun bersama keluarga. Di bagian haluan kapal, beberapa pemudik berdiri santai sambil berbincang, sesekali mengarahkan kamera ponsel ke arah laut.
Ada pula yang bergantian mengambil gambar dengan latar belakang pulau yang tampak samar di kejauhan. Momen ini menjadi kesempatan langka bagi mereka untuk mengabadikan perjalanan mudik dari sudut yang berbeda.
Tak sedikit pula keluarga yang menjadikan momen ini sebagai hiburan bagi anak-anak.
"Kebetulan anak saya baru pertama kali naik kapal laut, jadi sekalian abadikan momen," ucap Khaerun, pemudik asal Subang, Jawa Barat, yang hendak mudik ke kampung halaman istrinya di Kotabumi, Lampung Utara kepada Jawapos.com.
Sementara itu, di sisi lain kapal, suasana lebih ramai. Penumpang duduk berderet di lorong terbuka, sebagian menggelar alas seadanya untuk beristirahat.
Meski demikian, aktivitas berswafoto tetap terlihat. Beberapa pemudik duduk santai menghadap laut, memanfaatkan angin sepoi-sepoi dan suara ombak sebagai teman perjalanan.
