Logo JawaPos
Author avatar - Image
03 April 2026, 02.13 WIB

TNI Kerahkan Prajurit Kodim, Korem, hingga Kodam Bantu Tangani Dampak Gempa Bumi di Sulut

Prajurit TNI terlibat dalam penanganan pascabencana gempa bumi di Sulut pada Kamis (4/2). (TNI) - Image

Prajurit TNI terlibat dalam penanganan pascabencana gempa bumi di Sulut pada Kamis (4/2). (TNI)

JawaPos.com - Mabes TNI mengerahkan prajurit untuk membantu penanggulangan bencana gempa bumi magnitudo 7,6 di Sulawesi Utara (Sulut) pada Kamis (4/2).

Para prajurit tersebut berasal dari jajaran Kodam XIII/Merdeka, dari level kodim, korem, hingga kodam.

Kapuspen TNI Mayjen Aulia Dwi Nasrullah menyampaikan bahwa jajaran TNI ikut bergerak untuk membantu pemerintah daerah (pemda), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan SAR Nasional (Basarnas), dan instansi terkait lainnya.

Jajaran Korem 131/Santiago dikerahkan ke sejumlah wilayah terdampak, khususnya di Kota Manado dan Kota Bitung.

”Berbagai upaya dilakukan, mulai dari evakuasi korban, pendataan kerusakan, pembersihan puing-puing bangunan, hingga membantu masyarakat yang terdampak secara langsung,” kata Aulia.

Berdasar data, 1 Satuan Setingkat Peleton (SST) dari Korem 131/Santiago dan Kodim 1309/Manado terlibat dalam proses evakuasi korban serta pembersihan material bangunan yang rusak, termasuk di sekitar Kantor KONI di Lapangan Olahraga Sario.

Selain itu, para prajurit juga turut membantu warga yang rumahnya rusak pasca gempa bumi.

Di Kota Bitung, 1 SST prajurit dari Kodim 1310/Bitung bersama personel dari Yonif Teritorial Pembangunan 916/BS diterjunkan untuk membantu penanggulangan gempa bumi.

”Kegiatan difokuskan pada penanganan rumah rusak berat serta pemberian imbauan kepada masyarakat pasca terjadinya gelombang tsunami kecil di wilayah pesisir Lembeh dan Kasawari,” jelas Aulia.

Sementara di wilayah Kodim 1302/Minahasa, TNI mengerahkan masing-masing 1 SST ke wilayah Minahasa dan Minahasa Tenggara.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore