
Banjir Brebes, Arus Lalu Lintas di Jalur Ketanggungan–Pejagan Sempat Tak Bisa Dilalui.
JawaPos.com - Banjir yang melanda wilayah Ketanggungan, Kabupaten Brebes, membuat arus lalu lintas di jalur utama Ketanggungan–Pejagan sempat tidak bisa dilalui kendaraan pada Rabu (25/3) malam. Genangan air yang cukup tinggi menyebabkan akses vital bagi pemudik dan masyarakat terputus sementara.
Berdasarkan laporan terbaru dari Pos Pengamanan (Pospam) Ciremai sejak pukul 22.55 WIB, kondisi jalan di Simpang 3 Ciremai, Ketanggungan, terendam air dengan ketinggian sekitar 60 sentimeter. Akibatnya, arus kendaraan nihil atau tidak dapat melintas sama sekali di jalur tersebut.
Banjir ini dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan Sungai Babakan meluap dan merendam permukiman warga serta badan jalan. Situasi diperparah dengan kondisi cuaca yang masih gerimis saat pemantauan berlangsung.
“Arus lalu lintas tidak dapat dilalui (nihil kendaraan), jalan terendam air dengan ketinggian sekitar ±60 cm,” tulis Humas Polres Brebes melalui akun Instagram resminya, dikutip Kamis (26/4).
Untuk mengantisipasi kemacetan dan risiko bagi pengguna jalan, rekayasa lalu lintas pun sempat diberlakukan. Kendaraan yang keluar dari Exit Tol Pejagan diarahkan menuju jalur Pantura. Sementara itu, kendaraan dari arah Bumiayu menuju Ketanggungan dialihkan melalui Fly Over Klonengan menuju Slawi.
Polres Brebes juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya para pemudik, agar menghindari jalur terdampak banjir dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Keselamatan di perjalanan diharapkan menjadi prioritas utama di tengah kondisi cuaca yang belum stabil.
Pihak berwenang memastikan situasi akan terus dipantau dan diperbarui secara berkala seiring perkembangan kondisi di lapangan.
