
Ilustrasi mayat / sumber: Radar Solo
JawaPos.com - Identitas mayat yang ditemukan warga di area persawahan Dusun Babatan, Desa Sambirejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan pada Senin siang (23/3), belum juga terungkap.
Polres Pasuruan hanya mengungkap ciri-ciri mayat tanpa identitas itu, yang berjenis kelamin perempuan.
Kasat Reskrim Polresta Pasuruan, AKP Decky Tjahyono Tri Yoga mengatakan, hasil otopsi laboratorium Rumah Sakit Bhayangkara menunjukkan bahwa korban berjenis kelamin perempuan berusia sekitar 50 tahunan.
"Tinggi badan korban 154 cm, berambut hitam, dan memiliki tubuh standar. Korban memiliki tato bergambar perempuan di paha kaki sebelah kiri," tutur Decky, dikutip dari Radar Bromo (Jawa Pos Group), Rabu (25/3).
Baca Juga:Geger! Mayat Perempuan Berdaster Merah Ditemukan di Sawah Pasuruan, Identitas Masih Misterius
Selain mengungkap ciri fisik, polisi juga sudah melakukan cek DNA korban dan melalukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Hasil sementara, ditemukan adanya indikasi kekerasan pada tubuh korban.
"Kami menemukan adanya indikasi dugaan tindak pidana atau unsur kriminal terkait kematian korban. Pipi kanan korban juga mengalami luka yang diduga akibat benda tumpul," imbuhnya.
Jajaran Polres Pasuruan Kota menduga kuat adanya unsur kriminal dalam kejadian tersebut.
Saat ini, kepolisian tengah fokus melakukan beberapa langkah cepat untuk mengungkap identitas asli Mrs X.
"Jika ada keluarga yang merasa kehilangan anggota kerabatnya, bisa langsung menghubungi atau mendatangi Polresta Pasuruan. Nanti DNA pihak keluarga akan kami cocokkan dengan korban," ucap AKP Dhecky.
Warga Dusun Babatan, Desa Sambirejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, digegerkan dengan penemuan mayat perempuan tanpa identitas di area persawahan.
