Logo JawaPos
Author avatar - Image
03 Januari 2026, 16.28 WIB

Libur Nataru, Jumlah Penumpang Kapal ke Lombok Naik, Tujuan Bali Justru Turun

Kapal Perintis KM Sabuk Nusantara 91 mengangkut penumpang dan kebutuhan pokok tujuan Pulau Sapeken setelah libur panjang Nataru, Jumat (2/1/2026). (KSOP Tanjungwangi) - Image

Kapal Perintis KM Sabuk Nusantara 91 mengangkut penumpang dan kebutuhan pokok tujuan Pulau Sapeken setelah libur panjang Nataru, Jumat (2/1/2026). (KSOP Tanjungwangi)

JawaPos.com – Pergerakan penumpang kapal di Banyuwangi selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) kali ini mengalami perubahan.

Dilansir dari Radar Banyuwangi (Jawa Pos Group, kali ini jumlah penumpang kapal di pelabuhan Tanjung Wangi meningkat. Sementara, jumlah penumpang yang melalui pelabuhan Ketapang justru turun.

Pada periode 18 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, Pelabuhan Tanjung Wangi mencatat jumlah penumpang tujuan Lombok naik dari 7.076 orang pada 2024 menjadi 8.265 orang pada 2025 atau meningkat 16,80 persen.

Sebaliknya, dari arah Lombok, jumlah penumpang meningkat dari 7.416 orang pada 2024 menjadi 8.789 orang pada 2025 atau naik 18,51 persen.

Sementara, arus penumpang menuju Bali via pelabuhan Ketapang justru mengalami penurunan. Dari 375.481 orang pada 2024, turun menjadi 353.160 orang pada 2025 atau berkurang 5,94 persen.

Penumpang dari Gilimanuk juga turun dari 394.507 penumpang pada 2024 menjadi 377.058 penumpang pada 2025 atau berkurang 4,42 persen.

Dari Pelabuhan Boom, jumlah penumpang tujuan Denpasar tercatat ada 762 orang yang menyeberang langsung ke Denpasar. Dari arah sebaliknya tercatat ada 521 orang.

Kasi Lalu Lintas Angkutan Laut dan Usaha Kepelabuhanan KSOP Tanjung Wangi Budi Sanjoyo mengatakan, pergerakan penumpang tahun ini mengalami perubahan.

Jumlah penumpang dengan tujuan Lombok via Tanjung Wangi mengalami peningkatan. Sedangkan dengan tujuan Bali dari arah Ketapang mengalami penurunan.

Saat ini, arus balik pascalibur akhir tahun sudah mulai berjalan. Termasuk kapal perintis SN91 tujuan Sapeken yang berangkat sejak Jumat (2/1).

Kapal tersebut mengangkut 540 penumpang serta 166 ton kebutuhan pokok yang kembali ke Pulau Sapeken.

Menurut Budi Sanjoyo, mayoritas penumpang merupakan wisatawan asal Kepulauan Madura yang sebelumnya menghabiskan masa liburan di Jawa.

"Memang terjadi banyak perubahan dinamika penumpang. Kalau tujuan Lombok 90 persen logistik 10 persen kendaraan kecil,’’ pungkasnya.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore