Ilustrasi Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh menjadi sorotan karena persoalan utang. (RianAlfianto/JawaPos.com)
JawaPos.com - Arus perjalanan dari Bandung menuju Jakarta selalu mencapai titik sibuk setiap kali libur panjang dan akhir tahun usai. Kota Kembang yang menjadi destinasi favorit liburan perlahan kembali melepas para pendatangnya, mulai dari wisatawan, mahasiswa, hingga pekerja yang harus kembali beraktivitas di ibu kota.
Namun satu hal yang selalu jadi pertimbangan sebelum berangkat adalah memilih rute dan moda transportasi yang paling pas. Cepat atau nyaman? Hemat atau fleksibel? Anti-macet atau bebas atur waktu sendiri?
Kini, pilihan perjalanan Bandung–Jakarta semakin beragam. Tak hanya kereta dan shuttle, kehadiran kereta cepat Whoosh ikut mengubah peta mobilitas. Berikut delapan rute dan moda transportasi yang paling sering dipilih masyarakat untuk perjalanan pulang liburan akhir tahun.
Kereta Cepat Whoosh menjadi pilihan baru bagi penumpang yang ingin memangkas waktu perjalanan secara drastis. Dari Stasiun Padalarang ke Halim, waktu tempuh hanya sekitar 45 menit, menjadikannya moda tercepat saat ini untuk rute Bandung–Jakarta.
Akses ke Padalarang kini semakin mudah berkat KA Feeder Padalarang–Bandung, sementara di Jakarta penumpang bisa melanjutkan perjalanan dengan LRT, taksi, atau kendaraan daring. Saat Tol Cipularang padat dan perjalanan darat tak menentu, Whoosh sering dipilih oleh mereka yang dikejar waktu.
Meski harga tiket lebih tinggi dibanding kereta reguler, kecepatan dan ketepatan waktu menjadi nilai jual utama.
Cocok untuk: pekerja profesional, pelancong dengan agenda padat, dan penumpang anti-macet.
Sebelum era kereta cepat, KA Parahyangan sudah lama menjadi tulang punggung perjalanan Bandung–Jakarta. Hingga kini, moda ini tetap diminati karena kenyamanan dan kestabilan waktu tempuh.
Berangkat dari Stasiun Bandung atau Kiaracondong menuju Gambir atau Jatinegara, kereta ini menawarkan beberapa kelas layanan. Perjalanan sekitar 2,5–3 jam terasa lebih santai karena penumpang terbebas dari kemacetan jalan raya.
Tiket KA Parahyangan juga relatif mudah didapat lewat aplikasi pemesanan online, meski saat libur panjang tetap disarankan pesan lebih awal. Cocok untuk: keluarga kecil, penumpang reguler, dan pencinta perjalanan tenang.
Cititrans juga masih menjadi primadona shuttle Bandung–Jakarta. Jadwal keberangkatannya padat dari pagi hingga malam, dengan armada Toyota Hiace yang nyaman dan terawat.
Keunggulan utama Cititrans ada pada titik jemput dan antar yang strategis, terutama di Jakarta seperti Central Park, Blok M, dan Kuningan. Hal ini membuatnya sangat digemari pekerja kantoran.
Meski waktu tempuh bergantung kondisi tol, banyak penumpang tetap setia karena layanan yang konsisten. Cocok untuk: komuter dan penumpang yang ingin praktis tanpa ribet.
Baraya Travel sering jadi alternatif favorit bagi penumpang yang mencari harga lebih terjangkau. Meski tarifnya ekonomis, kenyamanan perjalanan tetap terjaga untuk jarak Bandung–Jakarta.
Pool Baraya tersebar di berbagai titik strategis, memudahkan penumpang memilih lokasi terdekat dari tempat tinggal.

Jadwal Imsakiyah Ramadhan Hari Ini, 2 Maret 2026 untuk Surabaya dan Sekitarnya
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
