
Pemerintah Kota Surabaya berencana menjadikan Pasar Batu Permata Kayoon menjadi destinasi wisata baru di Kota Pahlawan. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com - Kabar gembira, pasar Batu Permata Kayoon di Surabaya diproyeksikan menjadi destinasi wisata unggulan. Namun, rencana pengembangannya masih menunggu kepastian status lahan.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan Pemkot Surabaya sudah lama melirik Pasar Kayoon menjadi ikon wisata baru Kota Pahlawan, namun terkendala status kepemilikan lahan yang bukan aset pemerintah.
"Pusatnya batu permata itu di Kayoon, jadi perlu sentuhan, tetapi saya belum tahu ini asetnya siapa. Kalau bukan aset pemerintah kota, saya harus amit (izin) dulu sama yang punya aset," tutur Eri di Surabaya, Minggu (5/4).
Berdasarkan informasi awal, kawasan tersebut kemungkinan merupakan aset milik pemerintah provinsi atau Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Eri menyebut pihaknya akan segera berkoordinasi dan membahas proses perizinan.
"Jadi kenapa selama ini pemerintah kota tidak bisa menyentuh, karena ini bukan asetnya pemerintah kota," imbuhnya. Eri berharap penelusuran status lahan dan perizinan dapat selesai dalam waktu dekat.
Dengan begitu, proses pembangunan dan penataan Pasar Batu Permata Kayoon menjadi ikon wisata baru dapat segera terealisasi. Eri menargetkan kepastian izin pengelolaan selesai dalam waktu seminggu ke depan.
"Insyaallah kalau nanti diizinkan sama yang punya (lahan Pasar Batu Permata Kayoon) untuk dikelola dan dikembangkan (menjadi tempat wisata), kita pasti akan bangun di tahun ini," tegas Eri Cahyadi.
Selain menjadi bagian pelestariwn produk dan budaya Nusantara, Pasar Batu Permata Kayoon juga dinilai berpotensi menjadi ikon wisata unggulan melalui penataan kawasan, pengaturan alur, dan pembangunan gapura.
"Kalau nanti sudah diizinkan, saya berharap di Mei ulang tahunnya Surabaya sudah menjadi ikon baru. Jadi ada Kota Lama, ada Jalan Tunjungan, ada Kebun Raya Mangrove, ada Batu Permata Nusantara," ucapnya.
Di sisi lain, Ketua Persatuan Pedagang dan Pengrajin Batu Permata Indah (P3-BAPIN) Taman Wisata Kayoon Surabaya, Nuri Fansyah, menyampaikan saat ini terdapat puluhan stan pedagang batu permata di kawasan tersebut.
