
Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim meninggal dunia di RS Semen Gresik, Ketua DPRD Gresik Syahrul Munir sampaikan duka cita. (Istimewa)
JawaPos.com—Sang penggagas ekosistem ekonomi kerakyatan itu telah berpulang. Jumat (3/4), sekitar pukul 14.40, Ahmad Nurhamim, Wakil Ketua DPRD Gresik, mengembuskan napas terakhir di RS Semen Gresik.
Tidak ada kabar politikus senior Partai Golkar itu sakit. Senin (30/3), Anha, sapaan Ahmad Nurhamim, masih ikut halalb halal dengan anggota DPRD Gresik. Bahkan siang kemarin (3/4), Anha masih melaksanakan salat Jumat. Namun setelahnya, beliau mendadak sakit dan dilarikan ke RS Semen Gresik.
Semasa hidupnya, pria berusia 58 tahun itu dikenal sebagai sosok berpengaruh dalam perpolitikan lokal. Ahmad Nurhamim, juga pernah menjabat sebagai Ketua DPD Golkar Gresik selama dua periode. Bahkan, sempat menduduki kursi Ketua DPRD Gresik 2018-2019.
Dalam unggahannya, Ketua DPRD Gresik Syahrul Munir mengenang sosok almarhum sebagai rekan diskusi yang produktif. ”Teman diskusi yang selalu produktif dan konstruktif dalam membangun Gresik. Selamat jalan Pak Wakil Ketua DPRD Gresik Bpk. H. A. Nur Hamim,” tulis dia.
Ahmad Nurhamim dikenal luas karena kiprahnya dalam membangun dinamika politik di Gresik. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kolega, dan masyarakat yang mengenalnya.
Belakangan, Anha sedang menggagas bagaimana potensi lokal Gresik bisa terbentuk ekosistemnya. Baik di sektor pertanian, perikanan, hingga UMKM. Tentunya dipadukan dengan program nasional seperti Makan Bergizi Gratis hingga Koperasi Desa Merah Putih.
Bagi Syahrul, Anha merupakan sosok pemikir yang inovatif, konstruktif, detil, dan sangat aspiratif dalam memperjuangkan kemaslahatan masyarakat. Di jajaran pimpinan DPRD, dia merupakan sosok politisi senior yang seringkali membuat terobosan ide-ide dalam merumuskan, membangun, dan membuat kebijakan-kebijakan bagi pembangunan di Kabupaten Gresik.
Kerap kali, ketika mengalami kebuntuan, sosok Nurhamim yang hadir memberikan alternatif dan solusi bagi permasalahan yang ada. Di samping itu, Pak Anha juga tak ragu untuk memberikan kritik manakala memang ada suatu hal yang dianggap menyimpang.
“Tentu, kami merasa sangat kehilangan dan akan merindukan beliau serta meneladani prestasi-prestasi yang selama ini beliau torehkan dalam kancah politik dan pemerintahan,” ucap Ketua DPRD Gresik Syahrul Munir.
