
MilkLife Soccer Challenge raih penghargaan sebagai PT Freeport Indonesia Grassroots Development Program of The Year dalam acara PSSI Awards. (Istimewa)
JawaPos.com–MilkLife Soccer Challenge meraih penghargaan sebagai PT Freeport Indonesia Grassroots Development Program of The Year dalam acara PSSI Awards akhir pekan lalu. Program yang diinisiasi Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife ini diharapkan dapat semakin memotivasi dan menggerakan lapisan usia dini untuk mencintai dan berprestasi di sepak bola putri.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan, PSSI Awards bukan sekadar malam penghargaan, namun merupakan bentuk apresiasi bagi seluruh pihak yang berkontribusi membangun sepak bola Indonesia. Pertama kali digelar sejak PSSI berdiri pada 95 tahun lalu, ajang yang memberikan 17 kategori penghargaan ini mendapat respons positif dan dihadiri jajaran Exco PSSI, pelatih timnas Indonesia John Herdman, Direktur Teknik PSSI Alexander Zwiers, serta sejumlah pemain timnas.
”Panggung ini untuk mengapresiasi para pahlawan di lapangan hijau. Bukan cuma pemain, tetapi juga wasit, PSSI provinsi, sponsor, komunitas, dan banyak pihak lain yang terus bekerja dari level grassroots sampai sepak bola prestasi. PSSI Awards hadir dengan semangat yang lebih hangat, lebih dekat, dan lebih membumi dengan memberi penghargaan kepada semua yang selama ini ikut menjaga mimpi sepak bola Indonesia tetap hidup,” ujar Erick Thohir.
Baca Juga:Nobar Japanese Grand Prix 2026, Temani Komunitas Menikmati Perjalanan Seru Formula 1 di Nobal
Penghargaan untuk MilkLife Soccer Challenge diterima Program Director MilkLife Soccer Challenge Teddy Tjahjono. Dia mengatakan, apresiasi dari PSSI ini merupakan suntikan motivasi bagi penyelenggara untuk terus mengembangkan MilkLife Soccer Challenge. Sehingga menjadi lokomotif yang memperkuat fondasi ekosistem sepak bola putri usia dini di Tanah Air.
”Penghargaan ini didedikasikan untuk mendiang Bapak Michael Bambang Hartono bersama Robert Budi Hartono yang serius membangun fondasi pembinaan olahraga yang dilakukan Djarum Foundation dan juga bagi semua pihak yang bekerja di balik layar demi suksesnya MilkLife Soccer Challenge,” Kata Teddy.
”Di masa mendatang, kami berharap MilkLife Soccer Challenge dapat menjangkau lebih banyak talenta-talenta usia dini yang kelak dapat diasah menjadi pesepak bola putri profesional dan bisa memperkuat Tim Nasional,” tutur Teddy.
Bermula pada 2023 di Kudus, penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge kini menjangkau 12 kota. Yakni Jakarta, Tangerang, Bekasi, Bandung, Semarang, Kudus, Solo, Jogjakarta, Surabaya, Malang, Samarinda dan Banjarmasin. Di setiap kota, kompetisi akan diadakan dua kali dalam satu tahun.
Pada Seri 1 2024, tercatat 5.163 peserta turut andil. Sementara Seri 2 2024 meningkat sebanyak 10.051 siswi berpartisipasi. MilkLife Soccer Challenge Seri 1 2025 – 2026, peserta semakin tinggi yaitu 17.492. Sehingga, secara total MilkLife Soccer Challenge sudah diikuti 32.706 calon pesepak bola putri Tanah Air.
Kepala SDN Klepu 03 Semarang Didit Sulistio mengapresiasi MilkLife Soccer Challenge. Menurut dia, turnamen KU-8, KU-10, dan KU-12, membuat anak didik lebih giat berolahraga, semakin sehat, dan berkembang secara kognitif. SDN Klepu 03 Semarang pada KU-10 meraih gelar juara empat seri beruntun, mulai Seri 2 2024 hingga Seri 2 2025 - 2026.
