Logo JawaPos
Author avatar - Image
06 Maret 2026, 20.54 WIB

Misi Pemanah Indonesia, Ahmad Khoirul Baasith Ingin Terus Berprestasi dan Cerdas Berbudi Luhur

Budi Luhur University memberikan beasiswa baik akademik maupun beasiswa atlet non akademik prestasi olahraga dan seni. (Istimewa) - Image

Budi Luhur University memberikan beasiswa baik akademik maupun beasiswa atlet non akademik prestasi olahraga dan seni. (Istimewa)

 

JawaPos.com–Di tengah prestasinya yang sedang menanjak sebagai atlet panahan, Ahmad Khoirul Baasith tetap memikirkan pendidikan. Dia merupakan mahasiswa semester IV Fakultas Ekonomi dan Bisnis di Budi Luhur University (BLU) dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,2.

Di olahraga, prestasi terbaru Baasith adalah meraih medali emas di SEA Games 2025 Thailand bersama Riau Ega Salsabila dan Arif Dwi Pangestu. Dia menceritakan, awal mula bisa menjadi mahasiswa BLU karena mengajukan beasiswa pada 2023 atau setelah mendapat medali perunggu di Asian Games Hangzhou. Tapi belum tersedia untuk cabang panahan.

Namun, setelah itu dia mengajukan dan bersyukur bisa masuk kurang dari sebulan. ”Masuknya tidak susah sih,” beber Ahmad Khoirul Baasith di BLU, Petukangan Utara, Jakarta Selatan.

Dia mengakui menjalani kuliah sambil aktivitasnya sebagai atlet kerap kali membuatnya lelah dan stres. Namun, hal itu harus dilakukannya untuk terus upgrade keilmuan.

Apalagi, dia berpikir ini menjadi modal dasar untuk mengembangkan usaha orang tua yang bergerak di bidang kuliner sebagai suplier beras. ”Kebetulan orang tua saya kan pengusaha. Jadi mau meneruskan usaha mereka,” ungkap Ahmad Khoirul Baasith.

Betuntung, Baasith mengaku terbantu dari kampus yang memberikan dukungan untuk bisa terus berprestasi di bidang olahraga. Karena itu, dalam membagi waktu, dia tidak begitu kerepotan. Terdekat, Baasith menjalani seleksi untik bisa tampil diajang Asian Games 2026 di Nagoya-Jepang.

Sementara itu, Rektor BLU Prof Agus Setyo Budi mengatakan, berkomitmen memberikan beasiswa dengan berbagai tipe. Pertama beasiswa akademik yang dilihat dari seleksi nilai rapor SMA/SMK. Kedua beasiswa atlet atau non akademik yang dilihat dari prestasi olahraga dan seni.

Ketiga beasiswa nusantara dan keempat beasiswa ranking yang diberikan kepada siswa yang memiliki peringkat tinggi di sekolah ketika SMA/SMK. Selain itu, pihaknya juga inginmenjadikan BLU sebagai universitas yang tidak hanya dikenal di Indonesia, tetapi juga diakui secara global.

”Pendidikan adalah jembatan bagi mahasiswa kami untuk berkontribusi di dunia, menjaga akar budaya, dan membangun masa depan yang lebih baik,” kata Agus.

Untuk hal ini BLU sudah memiliki road map. Setelah dapat predikat unggul pada 2024, lalu taching university (2026-2028/2030), research university (2030-2055), dan community service university di 2055 ke atas.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore