Logo JawaPos
Author avatar - Image
05 April 2026, 15.29 WIB

Risto Mitrevski Langsung Pasang Mode Perang! Persebaya Surabaya Bangkit, Persija Jakarta Sudah Menanti

Risto Mitrevski alihkan fokus Persebaya Surabaya hadapi Persija Jakarta usai mengalahkan Persita Tangerang di Stadion Gelora Bung Tomo. (Persebaya) - Image

Risto Mitrevski alihkan fokus Persebaya Surabaya hadapi Persija Jakarta usai mengalahkan Persita Tangerang di Stadion Gelora Bung Tomo. (Persebaya)

JawaPos.com — Persebaya Surabaya akhirnya keluar dari tekanan dan kembali ke jalur kemenangan. Menjamu Persita Tangerang di Stadion Gelora Bung Tomo, Green Force menang tipis 1-0 lewat gol Francisco Rivera pada menit ke-61, Sabtu malam (4/4/2026).

Kemenangan ini terasa jauh lebih berarti dari sekadar tiga poin. Di tengah situasi sulit usai dua laga tanpa kemenangan, hasil tersebut menjadi jawaban atas keraguan yang sempat menghampiri Persebaya Surabaya.

Pelatih Bernardo Tavares mengungkapkan laga ini tidak dijalani dalam kondisi ideal. Banyak pemain harus absen karena masalah fisik, sehingga tim dipaksa melakukan sejumlah penyesuaian taktik.

Meski begitu, Persebaya Surabaya tetap mampu menunjukkan karakter sebagai tim besar. Tavares melihat anak asuhnya tampil dengan fokus tinggi bahkan sejak sesi pemanasan dimulai.

“Bagi saya dan terutama bagi tim, ini sangat penting di momen sulit. Banyak pemain tidak bisa bermain karena masalah fisik, jadi kami harus melakukan perubahan posisi. Hari ini menunjukkan bahwa tim ini adalah tim yang sesungguhnya,” ungkap Bernardo Tavares, Sabtu (4/4/2026).

“Saya melihat pemain lebih fokus sejak pemanasan. Kalau kami mempersiapkan diri dengan baik, hal baik akan terjadi di pertandingan,” sambungnya.

Secara permainan, Green Force tampil cukup dominan sepanjang laga. Mereka mencatatkan sembilan tembakan dengan tiga mengarah tepat ke gawang serta unggul dalam perolehan sepak pojok.

Meski hanya menang satu gol, peluang yang tercipta sebenarnya cukup banyak untuk memperbesar keunggulan. Namun, penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah yang belum sepenuhnya tuntas.

Saat sudah unggul 1-0, Persebaya Surabaya memilih menurunkan tempo permainan. Mereka bermain lebih disiplin dengan garis pertahanan yang lebih dalam untuk menjaga keunggulan.

Strategi ini sekaligus membuka peluang lewat skema serangan balik cepat. Tavares menyebut pendekatan tersebut sebagai langkah realistis menghadapi situasi pertandingan.

Editor: Hendra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore