Logo JawaPos
Author avatar - Image
04 April 2026, 20.42 WIB

Prediksi Persebaya Surabaya vs Persita Tangerang: Saatnya Pembuktian Magis Bernardo Tavares di Gelora Bung Tomo!

Bernardo Tavares memimpin latihan intens Persebaya Surabaya jelang laga krusial melawan Persita Tangerang. (Persebaya) - Image

Bernardo Tavares memimpin latihan intens Persebaya Surabaya jelang laga krusial melawan Persita Tangerang. (Persebaya)

JawaPos.com–Performa naik-turun Persebaya Surabaya bakal diuji habis-habisan saat menjamu Persita Tangerang pada pekan ke-26 Super League 2025/2026. Laga panas ini digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (4/4) pukul 19.00 WIB, dan menjadi panggung pembuktian bagi pelatih Bernardo Tavares.

Green Force hanya mampu meraih satu kemenangan dari lima laga terakhir, situasi yang membuat posisi mereka mulai tertekan di papan klasemen super league. Inkonsistensi Persebaya ini tak lepas dari badai cedera serta absennya beberapa pemain kunci akibat akumulasi kartu.

Namun, kabar baik mulai datang ke kubu Persebaya Surabaya jelang duel krusial ini. Sejumlah pemain penting perlahan pulih, termasuk Bruno Paraiba yang siap kembali menjadi andalan sejak menit awal.

Kehadiran Bruno Paraiba diprediksi memberi dimensi baru di lini depan yang sebelumnya tumpul. Selain itu, Malik Risaldi juga sudah kembali mengisi sektor penyerangan dan menambah variasi opsi bagi tim.

Bernardo Tavares tak ingin lengah menghadapi Persita Tangerang yang dikenal agresif. Dia menyoroti kekuatan lawan terutama dalam skema serangan balik cepat dan kemampuan memanfaatkan bola mati.

Persita merupakan tim dengan kualitas pemain yang merata dan berbahaya dalam berbagai skema permainan, terutama saat melakukan transisi menyerang dan memanfaatkan bola mati. Mereka sangat agresif saat kehilangan bola dan cepat melakukan transisi menyerang,” kata Bernardo.

Menurut pelatih asal Portugal itu, Persita tidak hanya berbahaya dari satu sisi saja. Dia melihat banyak pemain lawan yang bisa mencetak gol dari berbagai situasi, termasuk lewat tembakan jarak jauh.

Karena itu, Persebaya Surabaya diminta tampil disiplin dan tidak terpaku pada satu pemain saja. Fokus kolektif menjadi kunci untuk meredam ancaman Pendekar Cisadane.

Meski kondisi tim mulai membaik, Bernardo mengakui skuadnya belum sepenuhnya ideal. Beberapa pemain kemungkinan tetap dimainkan meski belum berada dalam kondisi 100 persen.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore